Kinerja Kementan Dinilai Cukup Baik

editor : Lasari

INIPASTI.COM, JAKARTA- Setelah 32 tahun, Indonesia kembali berhasil melakukan swasemba beras. Hal ini ditandai dengan tidak adanya impor beras sepanjang tahun 2016.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan, keberhasilan ini menandakan bahwa kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang dinakhodai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman berhasil dalam pencapaian target.

“Iya jadi tahun ini sama sekali tidak perlu impor (beras),” katanya, Jumat (30/12/2016)

Bahkan, Daniel mengatakan, jika berpatokan pada data Kementan, maka swasembada beras harusnya sudah tercapai sejak tahun lalu. “Kalau berdasar data produksi kementan, swasembada harusnya sudah tercapai dari tahun lalu, karena produksi sudah lebih dari kebutuhan,” tukas politisi PKB itu.

Hal ini senada dikatakan oleh anggota Komisi IV, I Made Urip yang mengatakan kinerja Mentan Amran cukup memberi makna bagi meningkatnya produksi pertanian Indonesia. Menurut politisi PDIP ini, berbagai terobosan yang telah dilakukan Mentan Amran seperti perbaikan infrastruktur pertanian, pemberian bantuan alsintan, pencetakan sawah baru dan menyediaan bibit yang tepat waktu menjadi daya dorong yang kuat untuk peningkatan produksi padi.

“Kinerja ini patut dipertahankan ke depan. Bahkan bukan hanya produksi padi, tapi juga produksi pangan lainnya” ujar Made.

Made juga mengatakan hal yang juga patut diapresiasi dari terobosan Mentan Amran adalah membangun kemitraan dengan TNI dalam upaya mengokohkan ketahanan pangan dan pencapaian swasembada pangan nasional.

“Makanya kami mendukung Pak Mentan dengan politik anggaran yang bagus”, katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan apa yang dilakukan Mentan Amran selama ini cukup baik. Namun menurutnya, yang paling tahu tentang kinerja menteri adalah presiden.

“Yang paling tahu dan bisa menilai tentang kinerja menteri adalah presiden sendiri,” ujarnya.

NO COMMENTS