18 Kabupaten Telah Cairkan Dana Desa Tahap I

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sulsel Rais Rahman (Iin Nurfahraeni)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Selatan mencatat untuk tahap I pencairan dana desa dari Rekening Kas Umum Daerah ke Rekening Kas Desa, baru mencapai 2,38 persen atau Rp 9,3 miliar dari total anggaran Rp 2,351 triliun.

Sedangkan, pencairan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke (RKUD) nilainya sekitar Rp 393 miliar atau 16,78 persen dari pagu anggaran 2019.

Tercatat sudah ada 18 kabupaten dengan jumlah desa 254 yang mencairkan sedangkan sisanya, Kepulauan Selayar, Tana Toraja dan Soppeng belum mencairkan dana desa.

“Untuk tahap I ini sudah ada beberapa yang cair, inikan batasnya sampai Maret, tapi diberikan batas sampai Juni atau ketika tahap II pencairan. Ini tidak menjadi masalah, bisa langsung dua tahap tercairkan yang terpenting memenuhi persyaratan,” kata
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, DPMD Sulsel, Rais Rahman.

Baca Juga:  Sekda Sinjai: DAK Triwulan IV Belum Ada

Mengenai apa saja yang menjadi penyebab lambatnya daerah mencairkan dana desa, Ia mengatakan salah satunya adalah APBD desa yang belum selesai, kalau sudah rampung maka bisa langsung dicairkan.

“Biasanya karena APBDesa yang terlambat, tapi kalau sudah lengkap semuanya dana desanya bisa dicairkan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPM&PTSP Sasar Investor Asal Arab Saudi

Seperti diketahui, setiap tahun alokasi dana desa dari APBN selalu mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, kenaikan anggaran di Sulsel cukup signifikan yang diperuntukkan untuk 2.255 desa.

Tahun 2015, anggran Dana Desa Rp 635 miliar, kemudian di tahun 2016 naik menjadi Rp 1,4 triliun. 2017 menjadi Rp 1,8 triliun dan di 2018 yaitu Rp 1,9 triliun.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.