Akibat Cuaca Ekstrim, Stok Ikan di Sulsel Didatangkan dari Luar

ilustrasi proses jual -beli Ikan (Sumber: Adiwinata Solihin /Antara)

INIPASTI.COM,MAKASSAR- Walaupun mencatat nilai ekspor yang tinggi per Mei 2019, 15.089 ton, atau setera dengan Rp444,1 miliar. Namun, ternyata kondisi ini berbalik dengan ketersediaan yang ada.

Hal ini diungkapkan oleh, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Sulkaf S Latief, jika karena cuaca ekstrim sejak Oktober 2019 – Januari 2020 ketersediaan ikan yang didapat ini berasal dari luar Sulsel, yaitu Sulawesi Tengah dan Kalimantan

Inline Ad

Menurutnya, kondisi ini memang sering dilakukan apalagi Sulsel merupakan tempat pengumpulan ikan dan rumput laut terutama wilayah timur setelah itu ada yg di ekspor dan antar pulaukan terutama ke Jawa.

Baca Juga:  Bantuan Keuangan Rp 45,3 Miliar, Kado Nurdin Abdullah di Hari Jadi Sidrap

“inikan antar pulau dan memang biasa terjadi, apalagi di sini sebagai pengumpulan Ikan,” katanya

Menurutnya, hal itu dilukan karena sejak Oktober 2019 hingga masuk Januari 2020, cuaca ekstrim melanda, sehingga para nelayan tidak melaut dan hasil tangkap menurun. “Dan itu sudah biasa terjadi, bahkan bisa lima bulan begitu,” akunya.

Selain itu, Sulkaf juga berdalih, jika pengiriman ikan masuk Sulsel dari daerah lain itu, karena tingkat tingkat konsumsi ikan di Sulsel memang sangat tinggi. Ia bahkan menyebut, ada sekitar 200 ton ikan yang bisa masuk ke Sulsel dari daerah lain.

Baca Juga:  Begini Kabar Ibu Saida dengan Tempat Tinggal 3 Meter Persegi di Bulukumba

“Sulsel itu berada pada peringkat ketiga di Indonesia setelah Maluku, dan Ambon, sebagai daerah pengkonsumsi ikan tertinggi, yang angkanya mencapai 55 kg per kapita per tahun,” pungkas Sulkaf.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.