Amien Rais Diminta Tak Provokasi Masyarakat

Sumber Ilustrasi: Pexels.com
Sumber Ilustrasi: Pexels.com

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengkritik politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang mengancam akan mengerahkan massa (people power) bila terjadi kecurangan pemilu. Menurut dia, jalur untuk menyelesaikan sengketa pemilu telah diatur undang-undang (UU), yakni melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jangan mengancam masyarakat, jangan mengajak masyarakat untuk berbuat menyimpang dari ketentuan UU,” kata Tjahjo di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Inline Ad

Selain menempuh jalur melalui MK, jika terdapat pihak yang meragukan kredibilitas Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. Oleh sebab itu, menurut Tjahjo, dengan mengancam akan mengerahkan massa, Amien justru menyulut anarkisme masyarakat.

Baca Juga:  Doni Manardo Ajak Pasien Sembuh Covid-19 di Sulsel Selamatkan Pasien Kritis

“Soal puas (atau) tidak puas, ada salurannya. Menuntut masalah hukum ada salurannya. Tapi jangan memprovokasi masyarakat untuk berbuat anarkis,” ujar Tjahjo.

Saat Apel Siaga 313 yang diselenggarakan akhir Maret lalu, Amien Rais mengancam akan mengerahkan massa bila terjadi kecurangan pemilu. Amien menilai terdapat banyak permasalahan pemilu kali ini, seperti daftar pemilih tetap hingga ketidaknetralan aparat.

Baca Juga:  Polemik Raja Gowa ke-37, antara Maddusila, Kumala dan Adnan

Presiden, sekaligus kandidat petahana, Joko Widodo (Jokowi) mengaku menyayangkan ancaman Amien. Sebab Jokowi menilai seharusnya pemilu disambut dengan gembira, bukan dengan ancaman. (MDS01)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.