Anggota Senator Minta Gubernur Sulsel Perketat Pintu Masuk dari Malaysia

Calon anggota DPD RI Ajiep Padindang.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Penanganan Corvid-19 di Sulawesi Selatan sudah berjalan baik. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sudah nampak, walau koordinasi masih harus ditingkatkan antar OPD Provinsi dan Kabupaten, khususnya dengan RSU rujukan pelayanan Virus Corona.

“Upaya Gubernur yang tanggap dan cepat mengambil langkah untuk penanganan Covid-19, sudah baik,”ujar Anggota DPD RI, Dapil Sulawesi Selatan, Ajiep Padindang,

Inline Ad

Himbauan, untuk melaksanakan Gerakan pengaturan Jarak Sosial ( Social Distancing atau Phisic Distancinf\g), memang mendapat banyak tantangan. Namun Gerakan itu sudah lumayan, untuk ukuran perkotaan seperti di Makassar dan ibu kota kabupaten.

“ Saya sekali waktu keluar pagi sekitar jam 09.00 dan juga sekali waktu sore sekitar pukul 16.30, di Makassar sudah berkurang orang beredar, kira-kira 20 – 25 persen dan di Gowa kl.15 -20 persen, minggu ini,” kata Ajiep Padindang yang berada di Sulsel untuk melakanakan pemantauan dan pengawasan atas penanganan Corvid-19.

Diakuinya bahwa, semula masa reses mulai dari 28 Februari – 22 Maret 2020, namun disepakati melanjutkan dengan Kunker Alat Kesehatan DPD RI hingga tanggal 20 Mei 2020.

Baca Juga:  NA Akan Gunakan Hak Suara di TPS Dekat Rumah Pribadi

“Saya berada di Dapil ini untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi dengan cara mengamati pemberitaan di media, melaksanakan kontak on line dengan berbagai pihak, menggunakan WA atau Telpon HP,” katanya.

Mantan anggota DPRD Sulsel ini, mengaku mempunyai jaringan informasi melalui @JIP Community yang anggotanya tersebar diseluruh kabupaten bahkan sebagian besar kecamatan dan juga desa di Sulsel, mendapat informasi bahwa yang paling urgent untuk juga diawasi dan diperketat adalah jalur pulang Orang-Orang Sulsel dari Malaysia.

“Para perantau atau keluarganya yang sering ke Malaysia harus diperketat dan bahkan jika perlu ditutup pintu masuknya ke Sulsel,” tegas Ajiep.

Untuk itu, Ajiep telah mengirim surat kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sejak Selasa 23 Maret 2020 lalu, meminta Mantan Bupati Bantaeng itu dan Tim Penanganan Covid 19 Sulsel.

Ajiep meminta Gubernur untuk menginstruksikan para bupati/walikota yang daerahnya menjadi pintu masuk perantau dan keluarganya, memperketat pengawasan dan pemantauan mereka yang terlanjur sudah berada dikampung halamannya seperti Bone, Sinjai, dllnya.

Baca Juga:  Jadikan Toraja Destinasi Wisata, Pemprov Sulsel Setujui Pembangun Jalan Lingkar

Melaksanakan pengawasan secara ketat, bahkan jika perlu membuat Posko pada perbatasan antar daerah, khususnya perbatasan Provinsi Sutra di Watampone dan Wajo, serta Kabupaten Pinrang untuk perbatasan Provinsi Sulbar dan Kabupaten Luwu Utara untuk perbatasan dengan Sulteng dan Sultra.

Mengaharapkan Gubernur Sulsel untuk meminta kepada petugas Imigrasi melaksanakan pengawasan dengan ketat bahkan pencekalan untuk mereka yang datang dari Malaysia melalui Jalur Tawau, Nunukan, Balikpapan masuk Pare-Pare atau Barru. Kepada mereka yang terlanjur masuk agar diisolasi sesuai standar penanganan Virus Corona yang berlaku.

Mengajukan permintaan bantuan anggaran dan peralatan kesehatan kepada Pemerintah Pusat, mengingat banyaknya informasi akan kurangnya Alat Pelindung Diri ( APD) dan Peralatan serta obat-obatan di RSUD pelaksana rujukan. Sekaligus mengajukan permintaan anggaran (Bantuan Keuangan), sebab sesuai janji Menteri Keuangan RI, akan membantu anggaran daerah dalam penanganan Covid-19.

Berbagai hal yang dikemukakan diatas, menurut Ajiep Padindang, merupakan hasil pemantauan awal dan secara berkala akan terus memberikan informasi kepada Pemerintah daerah dan kepada Pimpinan DPD RI untuk diteruskan kepada Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  BI Siapkan Rp5,7 Triliun Layanan Penukaran Uang Rupiah Jelang Idul Fitri

“ Kami buat laporan ke Jakarta setiap saat,“ kata mantan Anggota DPRD Sulsel empat periode tersebut.

(Muh. Seilessy)

Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.