Aturan Baru BPJS, RSUD Labuang Baji Mulai Terapkan Sistem Zonasi

INIPASTI.COM, MAKASSAR – RSUD Labuang Baji mulai menerapkan aturan zonasi (berdasarkan wilayah) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Direktur Utama RSUD Labuang Baji, Andi Mappatoba menjelaskan, bahwa aturan baru ini merupakan sistem rujukan online berbasis zonasi yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan sudah mulai diterapkan pada Agustus lalu.

“Pelaksanaan sudah dilakukan Agustus, itu masa pengenalan. Sehingga mereka (pasien) terbiasa menggunakan. Pada 1-15 September itu penguncian, wajib menggunakan sistem online. 15-30 September, fase pengaturan,” kata Mappatoba, Senin (1/11/2018)

Ia menjelaskan dalam sistem rujukan zonasi ini dilakukan supaya masyarakat lebih memilih berobat di rumah sakit terdekat sehingga terjadi pemerataan dan tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit tertentu.

Baca Juga:  Sumarsono Sebut Sulsel Tanah Senyuman Dihadapan 19 Negara Atase Militer

“Misalnya orang yang tinggal di sekitar Karuwisi dengan area 15 km itu yang paling dekat ke Awal Bros. Tetapi menjadi berbeda kalau yang persyaratan kedua menyangkut kompetensi dokternya tidak punya otomatis harus ke tempat RS yang bagus dokternya,” ujarnya.

(Iin Nurfahraeni)

 

 

 

NA Sesalkan Berita Hoax Pasca Gempa Sulteng

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyesalkan banyaknya beredar berita bohong atau hoax yang disebarkan ke masyarakat yang tengah berduka

Berita hoax yang banyak beredar di media sosial, khususnya via aplikasi pesan WhatsApp ini tidak saja membuat masyarakat yang menjadi korban semakin resah, tapi juga masyarakat yang daerahnya berada di sekitar wilayah Palu dan Donggala.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa KKN Unhas Dilepas

Menurutnya, para pelaku penyebar hoax ini sudah mati rasa. Karenanya, ia meminta masyarakat agar lebih berhati-hati dan hanya fokus untuk membantu para korban.

“Mereka sudah tidak punya apa-apa. Bagaimana kita kasih mereka modal. Berhentilah bikin hoax. Kita semua melihat ini pilu,” tutur Nurdin, Senin, (1/10/2018).

Ia  pun berharap, masyarakat yang menjadi korban gempa dan tsunami dapat kembali melanjutkan hidup dengan normal.

“Sekarang kita fokus menolong saudara kita. Apapun yang kita miliki sangat berarti, kita bantu mereka,” tandasnya.

(Iin Nurfahraeni)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.