Bawaslu Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Pilkada

Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba tidak menyalahgunakan wewenang sebagai aparatur negara sesuai UU Nomor 5 tahun 2014.

Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad mengatakan UU Nomor 5 tahun 2014 jelas menyebutkan bahwa netralitas ASN adalah sikap untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, sehingga mesti bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan kepentingan politik.

Inline Ad

“Sikap netral seperti ini, tidak hanya dikenal saat ada perhelatan Pemilu dan Pemilihan, tetapi sejak menjadi Aparatur Sipil Negara,” jelas Saiful Jihad saat memberikan materi pada sosialisasi netralitas ASN, TNI dan Polri yang dilaksanakan Bawaslu Bulukumba di RM. Bersama Bulukumba, Kamis (20/2).

Baca Juga:  20 Bakal Calon Kepala Daerah Ikuti Tes Wawancara PDIP Sulsel

Maka sikap tersebut, lanjut Saiful harus selalu menjadi rambu yang harus ditaati oleh setiap ASN, termasuk TNI dan Polri.

Pelanggaran atas aturan tersebut, kata Saiful bisa dilaporkan oleh masyarakat langsung ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang bertugas menegakkan norma etik bagi ASN.

“Khusus dalam ajang Pemilu dan Pilkada, pelanggaran terhadap ketentuan dan norma tersebut, dapat dilaporkan melalui Bawaslu dan jajarannya, dan jika dugaan itu ditemukan oleh Bawaslu, Bawaslu pun bisa memproses sebagai temuan Bawaslu, untuk diproses dan diteruskan ke KASN,” jelasnya.

Baca Juga:  Sikap Danny Pomanto Semakin Jelas di Pilgub Sulsel

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Sulsel ini menegaskan, sikap nertal bagi ASN adalah sesuatu yang mesti dilakukan sebagai konsekuensi dari pilihan untuk menjadi ASN.

“Mengapa? Karena ASN adalah aparat negara yang mesti memberikan pelayanan kepada publik secara adil, baik dan benar, tanpa dipengaruhi atau mempengaruhi kepentingan serta menggambarkan keberpihakan pada kelompok tertentu,” demikian ditegaskan Saiful Jihad.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.