Begini Progres Proyek Bendungan PSN di Sulsel

Bendungan Karralloe (Kementerian PUPR)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Kereta Api Trans Sulawesi, tahap I Makassar-Parepare yang mulai dibangun di Kabupaten Barru ditargetkan dapat rampung sejauh 44 Km, kemudian Bendungan Passeloreng di Kabupaten Wajo pada tahun akhir tahun ini ditargetkan akan rampung.

Khusus bendungan, Sulsel memiliki potensi yang cukup besar disini. Setidaknya, daerah ini mendapat empat PSN masing-masing
Bendungan Karalloe dengan nilai proyek proyek Rp584 miliar kemudian ada Bendungan Passeloreng dengan anggaran Rp800 miliar dan Bendungan Pamukkulu nilai proyek Rp992 miliar serta Bendungan Jenelata dengan nilai proyek Rp1,6 triliun.

Serta satu Bendung Baliase dengan anggaran Rp 1,3 triliun. Proyek Bendungan dan Bendung ini berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Lalu sejauh mana, progres PSN di Sulsel ini? Khusus Bendumgan, pada tahun 2020 rencananya Bendungan Passeloreng ini akan mulai beroperasi. Hal ini diungkapkan, Kepala Satuan Kerja Bendungan, Balai Besar Wilayah Pompengan Sungai Jeneberang (BBWS-PJ) Alexander Nandar menjelaskan bahwa secara keseluruhan proyek ini secara fisik telah selesai 100 persen, dan akan mulai beroperasi pada tahun 2020.

Baca Juga:  Dir Narkoba Polda Sulsel Akan Evaluasi Jajarannya

Dalam artian, menurutnya akan mulai diisi air dan fungsi pengendalian banjirnya akan dimulai, “tahun depan itu sudah mulai beroperasi,” kata Alexander Nandar.

Seperti diketahui Bendungan Paselloreng yang mulai dibangun sejak pertengahan 2015 dan akan mengairi lahan irigasi seluas 7.000 hektare, dengan kapasitas tampung maksimal bendungan yakni 138 juta meter kubik telah memasuki tahapan sertifikasi pengisian waduk di Komisi Keamanan Bendungan, dan sidang pleno.

“Kami harapkan, pekan depan sudah bisa sidang pleno sertifikasi dilaksanakan minggu depan. Setelah itu baru bisa dilakukan pengisian awal waduk,” ujarnya.

Sedangkan, untuk peresmiannya. Alexander Nandar mengungkapkan menyesuaikan siapa yang akan meresmikan dan waktunya bisa kapan karena prinsipnya peresmian itu hanya ceremoni saja.

Selain akan beroperasinya Bendungan Passeloreng di tahun 2020, Alexander Nandar mengungkapkan di tahun depan pengerjaan pihaknya akan melanjutkan pembangunan bendungan Bendungan Karralloe di Kabupaten Gowa, dimana untuk pengerjaannya ini ada dua paket.

“Tahun depan, proyek ini sudah harus rampung. Progresnya sudah sekitar 90 an persen,” ujarnya

Bendungan Karraloe sendiri ditargetkan rampung awal 2020. Bendungan ini memiliki luas genangan 145 ha dengan kapasitas tampung sebesar 40,5 juta m3. bendungan ini akan memiliki beberapa manfaat seperti mengairi 7 ribu ha, air baku 440 liter per detik, dan potensi listrik 3-5 MW.

Baca Juga:  Klarifikasi Foto Hebohnya, Ibu Kepsek Minta Maaf

Sedangkan untuk Pammukulu di Kabupaten Takalar, ditargetkan akan mulai dilaksanakan pembangunan fisiknya. “Tahun depan mulai dibangun fisiknya, mengingat lahan ini sudah mulai dibebaskan secara perlahan

Nandar menambahkan, untuk pengerjaannya ini tahun depan akan dilaksana pengerjaan cofferdam, pengerjaan saluran pengelak dan pondasi.

Selain pengerjaan fisik ini, untuk lahan sendiri. Ia menargetkan pembayaran yang dilakukan untuk 120 bidang tanah, atau sekitar 57 Hektar yang telah direviw oleh BPKP, namun belum eligible karena masih terdapat data-data yang kurang, ” Kami harapkan kerjasamanya warga dan pemerintah daerah Takalar dalam mengumpulkan data yang kurang,” paparnya.

Untuk Bendungan Jenelata sendiri, Alexander Nandar menyebutkan akan mulai dilelang pengerjaan pad tahun 2020 mendatang.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan perkembangan tindak lanjut perampungan dan perencanaan beberapa bendungan di Sulawesi Selatan,

Baca Juga:  Uji Emisi Kendaraan Bermotor, Danny Harap Warga Jaga Kebersihan Udara

“Terkonfirmasi dari Kementerian PUPR melalui Kepala Balai Pompengan, bahwa bendungan Paselloreng Wajo akan rampung 100 % tahun 2020. Dan InsyaAllah lelang design bendungan Jenelata Gowa akan dimulai di 2020. Dirongkong Lutra, Walimpong Hulu Danau Tempe Wajo, dll juga sudah masuk dalam usulan perencanaan,” jelasnya.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.