Bentuk Tim per TPS, Caleg Petahana Tak Mau Jor-joran

Anggota DPRD Sulsel Nurhidayati Zainuddin.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Meskipun Pemilu menyisakan waktu 2 bulan lagi, Caleg incumbent DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Nurhidayati Zainuddin mengaku masih mengatur ritme dan pergerakan dalam menggalang dukungan di Dapil VIII Sulsel yang meliputi Kabupaten Wajo dan Soppeng.

Politisi PPP Sulsel ini menilai persaingan antar Caleg saat ini cukup kuat sehingga membutuhkan strategi untuk menggalang dukungan di Dapilnya.

“Setiap Caleg punya kelebihan masing-masing dan tidak bisa lagi kita menjual orang yang pintar, orang yang cerdas dan berkualitas karena masyarakat kurang terlalu tertarik karena hampir semua sama saja. Yang penting bagi mereka yang mana lebih dekat dengan hati mereka dan memberikan perhatian atau memberikan sesuatu dalam tanda kutip,” kata Nurhidayati saat ditemui di DPRD Sulsel, Selasa 19 Februari 2019.

Baca Juga:  Agus Sosialisasi di Daerah Pelosok Soppeng

Wakil ketua komisi D DPRD Sulsel ini mengaku telah membentuk tim relawan
yang menggarap 420 dari 700 TPS di Kabupaten Soppeng. Dengan demikian gerakan tersebut rill berdasarkan data per TPS By name, By Adress, dan By Phone.

“Dengan asumsi 1 TPS menggalang 25 KK, 1 KK kali minimal 2 dikurangi margin error berarti 50 per TPS dikali 400 sudah 20 ribu suara itu untuk kabupaten Soppeng,” ujarnya.

Baca Juga:  NasDem Klaim Elektabilitas SK-HD Lewati Bur-Nojeng

Ia menambahkan saat ini belum bergerak jor-joran karena mengantisipasi caleg lain melakukan hal yang sama sehingga bisa menjadi preseden buruk bagi masyarakat karena pasti akan menerima apapun dari setiap caleg.

“Ketika banyak jor-joran pasti caleg lain menggunakan hal yang sama akhirnya masyarakat akan menerima siapapun dia. Jadi strategi sangat penting, komunikasi juga dengan relawan juga sangat penting ketika dia mendata,” tutupnya.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.