Berita Hoaks dalam Lingkaran Pilpres 2019

Ilustrasi (Sumber:internet)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Menjelang Pemilihan Umum pada April mendatang, jumlah berita hoaks yang muncul terutama menyangkut Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat berita hoaks sangat meningkat tajam selama tujuh bulan terakhir ini. Dimana pada Agustus 2018 tercatat ada 25 berita, kemudian di September ada 27 berita, Oktober naik 53, November 63, Desember 75, Januari 175 dan di Februari sebanyak 353 berita hoaks.

Baca Juga:  Genjot Pertisipasi Pemilih, KPU Makassar Sosialisasi di Pura Giri Natha

Beberapa pihak pun menilai, maraknya berita hoaks akan dapat menurunkan partisipasi pemilih. Selain elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden yang turun.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melihat bahwa hal tersebut tidak akan terlalu mempengaruhi partisipasi pemilih.

“Saya rasa tidak akan mempengaruhi, hoaks terjadi karena lebih karena beda pilihan saja,” kata Nurdin Abdullah, Jumat (15/3/2019).

Ia pun menargetkan partisipasi pemilih dalam Pileg dan Pilpres kali ini persentaseny mencapai 70-75 persen.

Baca Juga:  Demokrat Sulsel Menunggu SK Pelantikan Kepengurusan

“kami terus sosialiasi ke daerah-daerah, semua turun ke lapangan menyampaikan hal tersebut. Bahkan tadi, saat pertemuan dengan alim ulama saya titipkan juga hal itu,” imbuhnya.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.