Berlakukan Pembatasan Sosial, Pemkab Gowa Libatkan Aparat Desa

 

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebagai salah satu daerah dengan jumlah kasus yang cukup positif Covid19, sebanyak 17 kasus. Pemerintah Kabupaten Gowa mengambil beberapa kebijakan terutama buat masyarakat.

Inline Ad

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Gowa mencapai angka 17 orang dan baru empat diantaranya yang sembuh. Jumlah ODP juga mencapai 202 orang dan PDP sebanyak 49 orang, per 8 April.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan pembatasan skala kecil itu, dimaksudkan untuk tingkat desa.

“Aparat desa memang betul-betul berperan dalam hal ini. Dibuat posko di masing-masing desa hingga dusun untuk membatasi siapa saja yang boleh masuk di wilayaj tersebut,” jelas Adnan.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, Makassar Miliki Perwali CCTV

Jadi, Adnan menyebutkan
mereka yang datang, identitasnya akan diperiksa, apa maksud dan tujuannya. “Jika bukan penduduk setempat maka diarahkan putar balik. Kami harus memproteksi siapa saja yang datang, untuk menghindari menyebarnya Covid-19,” kata Adnan.

Karena pemberlakukan pembatasan tersebut, Pemkab Gowa pun merevisi APDD nya untuk membatu penanganan Covid-19, juga dibantu dana desa, sehingga totalnya menjadi Rp25 miliar.

Selain itu, Pemkab Gowa juga mendistribusikan bantuan berupa10 ton beras, juga kebutuhan pokok lain, bagi warganya selama pandemi korona. Mereka yang mendapat bantuan paket sembako adalah warga dan keluarganya, yang terdata sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19.

Baca Juga:  Mesin Drinking Water untuk Daerah Sulit Air Bersih

Tidak hanya itu, karena mengimbau warga tidak keluar rumah, atau melakukan social distancing, Pemkab Gowa juga online servis Pasar Induk Minasa Maupa, yang menyiapkan kebutuhan pokok warga, yang bisa dipesan sehari sebelum pengiriman.

Adapun jam pemesanan antara pukul 06.00 hingga 16.00 Wita, dan pengantaran pukul 06.00 hingga 12.00 Wita. Kebutuhan pokok yang disiapkan seperti daging, ayam, beras, bawang, cabai, minyak goreng, dan kebutuhan lainnnya.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.