Cara Bank Indonesia  Ajak Masyarakat Cintai Rupiah

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan punya cara tersendiri agar masyarakat bisa mencintai uang rupiah yang merupakan mata uang Indonesia.

Dengan menggelar event Gebyar Cinta Rupiah yang dilaksanakan  di Lapangan Pemuda, Minggu (06/10). BI mengajak masyarakat untuk mencintai rupiah dengan menukarkan uang lusuh, rusak dan tidak layak edar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiasro menyebut  kegiatan ini untuk menjaga dan meningkatkan uang rupiah yang di sebut clean many policy

“Jadi uang yang sudah kurang layak edar digantikan dengan layak edar. salah satu caranya yaitu dengan mekanisme yang d kita lakukan yakni rekan perbankan menyetor dananya ke Bank Indonesia dalam bentuk uang tidak layak edar kemudian kita ganti dengan bentuk uang layak edar” tuturnya.

Baca Juga:  Aset Industri Jasa Keuangan Tahun 2018 Tumbuh 6,4  Persen

Ia mengatakan, khusus untuk tahun ini secara rutin akan dilakukan. Tidak hanya menyasar kepada perbankan tapi Kepada seluruh masyarakat yang ada di seluruh di SulSel khususnya di beberapa kabupaten yang menjadi tempat kas Titipan.

Disela-sela kegiatan tersebut, Bambang pun menyemptkan mengedukasi para masyarakat untuk menjaga uang rupiah mereka, yakni uang kertas jangan dicoret, jangan distaples, jangan diremas, jangan dibasahi dan jangan dilipat.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, A. M. Sukri A. Sappewali mengaku berterima kasih menjadi salah satu dari 5 Kabupaten yang di percayakan oleh BI untuk di beri Kas Titipan. Hal tersebut membuktikan perputaran uang dan pengembangan ekonomi di Bulukumba menjadi perhatian

Baca Juga:  Daripada Urusi Hoax, Ini Nasihat Marwan Jafar

“Berarti Kabupaten Bulukumba sudah termasuk perhatian dalam pengembangan ekonomi serta perputaran uang” Terangnya.

Untuk itu, Sukri mengimbau agar masyarakat bisa menukarkan uang lusuh di seluruh bank yang ada Kabupaten Bulukumba.

“jadi saya katakan bank wajib menukarkan uang yg lusu, jika ada masyarakat yang menukar, sehingga uang yang beredar di bulukumba adalah uang segar”Ungkapnya

Bank yang ikut serta dalan kegiatan tersebut yakni  Bank Sulselbar, Bank BTN, BNI Syariah, BNI, Bank BRI, bank btpn, mandri, mandiri syariah, Danamon, Pataru laba, Sahabat  Sampurna.

(Resti Setiawati)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.