Cegah Nelayan ke Laut Australia, Konsulat RI Gelar Roundtable Disscussion

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Untuk mencegah terjadinya lintas batas perbatasan perairan oleh pencari ikan dari Indonesia sampai ke Australia, Konsulat RI di Kota Darwin, Australia mengadakan Roundtable Disscussion. Acara tersebut terlaksana di Hotel Ibis, Jalan Dr Sam Ratulangi, Makassar, Senin (13/1/2020).

Roundtable discussion membahas langkah – langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan nelayan Bugis, Makassar yang selama ini melintasi batas laut ke wilayah perairan Australia. 

Inline Ad

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam diskusi tersebut mengusulkan dalam menyelesaikan permasalahan perlu adanya pendekatan kerja sama antara keduanya.

“Kalau saya usulkan bukan melalui pendekatan hukum melainkan pendekatan kerja sama antara dua kota seperti sister city supaya apa yang tadinya ilegal bisa menjadi legal,” ucap Iqbal.

Baca Juga:  Dispora Makassar Hadirkan Pos Pelayanan di Lapangan Karebosi

Iqbal juga mengatakan untuk nelayan kota Makassar sendiri nantinya akan dibekali dengan pemahaman mengenai hukum laut internasional.

“Kita akan memfasilitasi nelayan – nelayan kita untuk mendapatkan pemahaman tentang hukum laut internasional melalui dinas terkait, agar mereka paham tidak boleh melanggar batas karena secara kedaulatan negara bertentangan dengan  hukum internsional maupun kedaulatan suatu negara,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Eko Rudiyanto yang juga selaku nara sumber mengatakan, diskusi ini mencari solusi agar nelayan Indonesia tidak melintasi batas perairan Australia.

Baca Juga:  Terima Bantuan APD, Pj Walikota: Kehadiran Aliyah Mustika, Pemberi Semangat Gugus Covid19

“Kita koordinasi bagaimana mencari solusinya. Nah tadi Pak wali sudah punya usulan akan memberikan pemahaman kepada nelayannya tentang hukum laut internasional melalui sosialisasi,” jelasnya.

Menurutnya, diskusi yang diadakan ini akan dibawa ke pemerintah Australia  untuk mengkaji lebih lanjut terkait kerja sama antara kedua negara supaya bisa kerja sama secara legal. (rls)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.