Cerita Tautoto Tana Ranggina Raih Gelar Doktor Sosiologi Unhas

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tautoto Tana Ranggina Sarongallo, pamong senior di Pemerintah Provinsi Sulawesi akhirnya  meraih gelar Doktor Sosiologi di Universitas Hasanuddin, ditengah kesibukannya sebagai Asisten III Bidang Administrasi, Setda Provinsi Sulsel.

Inline Ad

Pria yang sering disapa dengan panggilan “Pak Toto” di kalangan ASN Pemprov Sulsel ini, mampu mempertahankan disertasinya dihadapan para tim promotor dan tim pengujinya Selasa (16/2)

Tautoto dinyatakan lulus S-3 dengan meraih predikat Cumlaude setelah mempresentasikan disertasinya di Aula Prof Syukur Abdullah, FISIP Unhas, dengan judul penelitiannya yakni Modal Sosial Pada Pelayanan Pajak (Studi Kasus Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan).

Ia pun berbagi cerita, suka duka yang dialaminya selama menyusun disertasinya apalagi ditengah pandemi Covid-19 dimana terjadi pembatasa sosial.

“Delapan bulan lamanya, saya susun disertasi, sejak Januari -Agustus 2020. Saya bersyukur, akhirnya selesai dengan hasil sesuai harapan tentunya,” kata Tautoto.

Ia berbagi pengalaman saat penelitian betapa susahnya mencari narasumber yang bersedia di wawancara, “Dukanya sulit mencari narasumber (wajib pajak, red) yang bersedia di wawancarai  karena pandemi,” sebutnya

Namun, Tautoto kembali bersyukur karena semua dimudahkan lagi sehingga disertasi yang disusun bisa rampung sesuai target.

“Tentu ada duka, tapi sukanya juga banyak. Salah satunya yaitu dapat mendengar langsung apa yang Sebenarnya diinginkan oleh masyarakat agar mau bayar pajak,” paparnya

Sementara itu, mengenai tujuan dari penelitiannya Ia menyebutkan bahwa ada tiga hal menjadi fokus. Yaitu menggambarkan dan menganalisis strategi pengelolaan modal sosial dalam peningkatan kepatuhan wajib pajak di Sulawesi Selatan, kemudian menganalisis strategi mengelola modal sosial terhadap pengembangan kebijakan perpajakan kendaraan bermotor di Sulawesi Selatan.

Yang terakhir, Tautoto mengatakan bahwa ingin menggambarkan dan menganalisis model integrasi implementasi modal sosial sebagai strategi peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di Sulsel.

Sedangkan manfaat dari penelitian ini, Tautoto menyebutkan diantaranya dapat berkontribusi dalam diskursus teori modal sosial dalam praktek-praktek sosial kemasyarakatan, baik yang dipraktekkan oleh agen maupun yang berlangsung dalam rutinitas struktur.

Tautoto mengungkapkan bahwa, keberlangsungan praktek-praktek sosial  dalam rutinitas kemasyarakatan, secara teoritis, merujuk pada teori strukturasi yang mencermati keberlangsungan praktek-praktek sosial dalam totalitas kemasyarakatan.

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply