Dalam Setahun Pendapatan Wisma Negara CPI Hanya Rp 21,8 Juta

Rapat pembahasan RAPBD 2020 bersama biro Umum dan perlengkapan Pemprov Sulsel.
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Biro Umum dan Perlengkapan Setda Pemerintah Provinsi Sulsel membeberkan pemanfaatan aset daerah untuk menggenjot PAD belum maksimal.

Terutama pemanfaatan Wisma Negara yang terletak di Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI) jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.

Wisma negara yang terhitung beroperasi selama setahun hanya meraup pendapatan sebesar Rp 21,8 Juta dari 1 event yakni kegiatan Sudagar Bugis Makassar.

“Ada pemasukan wisma CPI, hanya satu kali sewa itu kemarin Rp21,8 Juta. Kegiatan Saudagar Bugis,” kata Plt kepala Biro Umum dan Pendapatan Daerah, Idham Kadir saat rapat pembahasan RAPBD Sulsel 2020 di komisi A DPRD Sulsel, Rabu 27 November.

Baca Juga:  Ternyata Andi Sudirman Sulaiman Keturunan dari Raja Gowa

Padahal Wisma Negara terhitung sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang dianggap paling berpotensi menambah pendapatan daerah.

Hal ini karena selain tempat yang baru dan lokasi yang strategis, lokasi Wisma Negara memiliki lahan parkir yang luas sehingga memancing masyarakat untuk menggunakan gedung tersebut.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih besar pendapatan, karena disana sangat strategis dan lahan parkir sangat luas. Selain itu kan ada masjid 99 kubah yang menarik masyarakat kesana,” kata ketua Komisi A Selle KS Dalle.

Baca Juga:  Soni Sumarsono Apresiasi Kinerja Pemkab Tator

Wisma negara yang saat bernama Wisma CPI sebelumnya dalam target pendapatan dalam setahun sebesar Rp 150 juta. Namun yang terealisasi hanya Rp21,8 Juta.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.