Dekopin Minta Pemerintah Pisahkan Koperasi Dengan UKM

Wakil ketua umum Dekopin, Sirajuddin Sewang saat ditemui di Grand Clarion Hotel, Makassar Jumat (14/7)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) meminta pemerintah melakukan pemisahan koperasi dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan alasan agar pemerintah lebih fokus pada pembangunan koperasi di Indonesia yang saat ini telah mengalami kemunduran.

Hal ini menjadi salah satu point rekomendasi hasil rapat komisi di kongres Dekopin III yang berlangsung di Grand Clarion Hotel, Makassar Jumat (14/7).

Baca Juga  Tahun Depan, Dana Desa Sulsel Naik Dua Kali Lipat

“Kita akan usulkan untuk dipisahkan antara koperasi dengan UKM. Dan pemerintah juga harus melakukan kontroling terhadap koperasi agar koperasi bisa berkembang,” kata wakil ketua umum Dekopin, Sirajuddin Sewang.

Baca Juga  Koperasi Dibubarkan, Menkop: Silahkan Protes Kalau Masih Aktif

Selain itu, Dekopin juga meminta pemerintah untuk memasukan pendidikan koperasi dalam kurikulum di tingkat sekolah. Karena koperasi bagian dari ekonomi pancasila yang mengedepankan gotong royong.

“Tahun 86 sampai 93 ada pendidikan koperasi. Makanya kedepan harus ada pendidikan koperasi,” ujarnya.

Ia mengakui beberapa tahun terakhir koperasi di Indonesia hampir mati karena masuknya badan usaha dengan modal yang besar. Apalagi anggaran koperasi yang terbatas dari pemerintah.

Baca Juga  SYL: Saya Sering Ditegur JK

” Sekarang kita lihat banyak Alfamart dan Indomaret menjamur dimana-mana ini yang mematikan koperasi. Ada koperasi sekarang tapi banyak intervensi pimpinan, “ungkapnya. (Muh. Seilessy)

Leave a Reply