INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Partai Demokrat Sulsel belum merasa puas atas kemenangan usungannya di Pilkada serentak di Sulsel pada 9 Desember 2020 lalu.
Target yang diberikan oleh DPP sebesar 40 persen, namun Partai Demokrat mampu memenangkan 50 persen yakni 6 daerah dari 12 daerah yang berpilkada.
Kemenangan di 6 daerah tampaknya tidak memberikan kepuasan bagi partai berlambang mirip Mercy ini. Sebab usungan Demokrat kalah di Kota Makassar.
Sebab Pilwalkot Makassar bagi partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono ini merupakan daerah prioritas yang harus dimenangkan oleh usungan partai Demokrat.
“Secara umum kami diatas target yang diberikan oleh DPP tapu kami kurang puas karena kalah di Makassar,” kata ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe saat ditemui di ruang kerjanya di DPRD Sulsel, Selasa 15 Desember.
Selain Kota Makassar, Partai Demokrat juga memprioritaskan kemenangan di Pilkada Luwu Timur, hanya saja usungan Demokrat kalah di daerah tersebut.
“Apalagi di Lutim merupakan kader kami yaitu Andi Rio Pattiwiri,”ucap Ulla sapaan akrab Ni’matullah.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menjelaskan, pemilih di Makassar ternyata susah ditebak. Dibanding daerah lainnya yang menggelar Pilkada. Sedangkan di Lutim, fakta berbicara lain di lapangan. Padahal dalam statistik, jagoan Demokrat dapat unggul.
Adapun enam daerah yang dimenangkan oleh Demokrat yakni Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Malaganni (Gowa),
Suardi Saleh-Aska Mappe (Barru),
Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Soppeng),Theofilius Allorerung-Zadrak Tombeg (Tana Toraja),Yohanis Bassang-Frederick Victor Palimbong (Toraja Utara), dan Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (Lutra).
(Muh. Seilessy)










