Demokrat Sulsel Siapkan Sanksi DPC yang Ikut KLB di Sumut

INIPASTI.COM, MAKASAR, — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulawesi Selatan melakukan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk memastikan ketua DPC yang ikut terlibat di Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat 5 Maret 2021.

Rakorda yang digelar di Hotel Claro Makassar ini, dilakukan untuk membangun solidatas DPC se Sulsel dan memastikan ketua DPC mana saja yang ikut terlibat KLB.

Inline Ad

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe mengatakan Rakorda ini sekaligus apel siaga untuk memastikan pemilik suara sah berada di Makassar atau pun di daerah bagi mereka yang berhalangan hadir. Serta memastikan tidak ikut terlibat dalam KLB.

“Ini adalah apel siaga, karena dianggap kita sudah bukan rahasia lagi sekarang ini mereka merencanakan KLB di Sumut Sibolangit, karenanya kita secara serentak di seluruh Indonesia DPD melaksanakan apel siaga supaya kita bisa cek pemegang suara sah,” kata Ni’matullah di Hotel Claro, Jumat 5 Maret 2021.

Baca Juga:  Tak Ingin Disebut Tiru Gaya Sandi, Romy Pilih Minum Sarabba di Makassar

Pemegang suara sah menurut AD/ART, kata Ulla sapaan akrab Ni’matullah adalah ketua DPD dan DPC, bukan pengurus. Karena syarat pelaksanaan KLB adalah 2/3 DPD dan minimal 50% DPC.

“Kalau dia bikin KLB disana, sementara secara bersamaan kita bikin Rakor dan bisa membuktikan bahwa seluruh pemegang suara sah ada di provinsinya masing-masing berarti terbukti KLB itu abal-abal,” ujarnya.

Ia menuturkan untuk memastikan sikap ketua DPC, pihaknya akan melakukan konfirmasi lewat via telpon kepada DPC yang tak hadiri langsung di Rakorda ini.

“Di Sulsel ada beberapa yang ikut melalui zoom, tapi sebagaian besar sudah hadir disini sekaligus itu menunjukkan bahwa semua pemilik suara sah secara mayoritas ada di lokasinya masing-masing,” pungkasnya.

Baca Juga:  Danny Nilai Partai Demokrat Bergerak Dinamis

Ia menegaskan jika ada ketua DPC yang terlibat dalam KLB, maka dia tak main-main memberikan sanksi tegas yakni pemberhentian dan menunjuk Plt ketua baru.

Menurut informasi yang beredar di internal Demokrat Sulsel, ada 5 ketua DPC yang tidak terkonfirmasi ikut Rakorda yakni Ketua DPC Demokrat Pangkep Andi Ridha, Ketua DPC Takalar Ikrar Kamaruddin, Ketua DPC Sidrap Iksan Petanri, Ketua DPC Barru Andi Haeruddin, dan Ketua DPC Gowa, Arie Reza Ali.

“Sejak awal kita sudah ingatkan bahwa sanksinya sangat keras, kita akan melakukan pemecatan dan membuat SK Plt di DPC yang bersangkutan. Yang di Takalar dan Sidrap ini sementara kita hubungi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dokumen Verifikasi Lengkap, NasDem Daftar Secara Serentak ke KPU

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.