Dewan Heran Nurdin Abdullah Tak Tahu Hak Angket

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Sebanyak 45 anggota DPRD Sulsel telah mengajukan penggunaan hak angket kepada pemerintahan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman atas kebijakan mutasi 193 pejabat eselon III dan IV yang cacat administrasi.

Tercatat 9 fraksi di DPRD Sulsel ini berencana akan menggunakan hak tersebut untuk menyelidiki sejumlah persoalan lain termasuk serapan anggaran yang masih rendah di triwulan kedua.

Namun ada yang menarik ketika dewan ramai-ramai bahas persiapan pengajuan hak angket. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah malah tak tahu-menahu soal hak angket.

“Apa itu hak angket,” ujar NA, Selasa 14 Mei.

Baca Juga:  Pendaftaran IYL Bisa Cederai Proses di Demokrat

Pertanyaan Nurdin Abdullah itu mendapat sorotan dari anggota dewan, salah satunya Ketua fraksi Golkar Kadir Halid. Ia menyayangkan komentar mantan Bupati Bantaeng itu yang seolah-olah tidak tahu hak angket.

“Sangat disayangkan dengan komentar seorang gubernur yang tidak tahu soal hak angket, apalagi pernah jadi bupati selama 10 tahun dan juga seorang Maha Terpelajar yang bergelar professor,” kata Kadir Halid, Rabu 15 Mei.

Padahal, kata Kadir, gubernur memiliki staf ahli dan OPD yang bisa dimintai masukan atau konsultasi.

Baca Juga:  NasDem Resmi Usung Istri RMS di Pilkada Sidrap

“Ada sekda, ada asisten, ada biro hukum dll,” ujar Kadir.

Sementara anggota fraksi Golkar, Fachruddin Rangga juga menyayangkan pengalaman Nurdin Abdullah yang dua periode memimpin Bantaeng sebagai bupati, namun tidak tahu hak angket.

“Dua periode jadi bupati masa bertanya apa itu hak angket, lucu kedengaran nya,” ucap Rangga.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.