Dewan Nilai Pembangunan Halte BRT Tidak Difungsikan Maksimal

Kadis Perhubungan provinsi Sulawesi Selatan, Ilyas Iskandar

INIPASTI COM, MAKASSAR – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melakukan rapat kerja dengan Dinas perhubungan provinsi melaporkan progress kerja pembangunan halte di kawasan Mamminasata.

Dalam rapat tersebut, beberapa anggota komisi mempertanyakan penggunaan halte mulai dari koridor 1 sampai koridor 5 yang telah beroperasi dan tetapi tidak berfungsi maksimal.

Inline Ad

Kadis Perhubungan provinsi Sulawesi Selatan, Ilyas Iskandar melaporkan hingga 2017 ada sebanyak 110 halte yang telah terealisasi dan beroperasi di 5 koridor dari 11 yang ditargetkan di kawasan Mamminasata.

“Kebutuhan 2017 ada 200 halte. Sehingga kita butuh tambahan 60-70 unit di wilayah Mamminasata,” ujar Ilyas, Rabu (15/3).

Baca Juga:  Cakka Rangkul Tokoh Berpengaruh di Soppeng

Namun sebagian besar saat ini, dari jumlah 5 koridor sebagian besar belum terlayani secara maksimal. Sebab pihaknya masih menunggu bantuan dari kementerian perhubungan terkait penambahan BRT untuk mencapai target 11 koridor.

Sementara anggota komisi, Selle K Dalle menilai pembangunan halte tidak melalui kajian yang konprehensif. Sebab banyak yang tidak digunakan oleh masyarakat, karena bukan berada ditempat yang ramai

“Seperti di daerah poros Gowa-Takalar yang ditemukan beberapa halte ditempat yang sunyi dan tidak digunakan,” ungkap Selle.

Baca Juga:  Berpolemik Internal, Pengurus JDP Temui Danny Pomanto

Selain itu kajian mendasar untuk membangun halte juga masih minim. Sebab tidak berdasarkan jarak atau tempat keramaian sehingga itu bisa digunakan secara maksimal.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad