Di Hadapan Dirjen PDSPKP, Kepala DP2 Optimis Sentra Kuliner Rajawali Lebih Baik

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gedung Sentra Kuliner Rajawali yang telah dibangun sejak tahun 2016 lalu, diresmikan secara langsung oleh Dirjen Program Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Nilanto Perbowo, Jum’at, (4/8/2017).

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abd Rahman Bando mengungkapkan bahwa sentra kuliner tersebut adalah yang pertama dan satu-satunya pusat kuliner yang dikelola oleh pemerintah. Ia pun menyampaikan bahwa ia optimis pusat kuliner tersebut lebih baik dari restoran-reatoran yang ada di Kota Makassar.

Baca Juga  Tingkatkan Kreativitas Anak, Pemerintah Beri Bantuan Alat Peraga

“Kami sudah lakukan sosialisasi dengan seluruh stakeholder, nelayan, dan kelompok binaan pengolahan ikan. Kami optimis, sentra kuliner ini tidak akan kalah dengan restoran-restoran mewah yang ada di Kota Makassar,” ujarnya pada acara yang berlangsung di geduang yang berada dalam area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rajawali.

Menurutnya, sentra kuliner ini menang dalam hal bahan baku. Di mana ia menyebutkan bahwa bahan baku berupa ikan tentunya lebih segar dibandingkan restoran lainnya. Di sentra kuliner itu juga, tambahnya, lebih banyak menu yang kesemuanya berbahan baku ikan. “Ada pallubasa, rawon, sip saudara, coto, pallumara. Semuanya bahan bakunya ikan,” urainya.

Baca Juga  Sambut Hari Pahlawan, Hotel Melia Adakan Aksi Donor Darah

Dengan hadirnya pusat kuliner ikan tersebut, ia yakin akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain nelayan, ia mengatakan bahwa ibu-ibu rumah tangga juga bisa mendapatkan penghasilan di tempat tersebut. Karena katanya seluruh yang dilibatkan dalam penjualan di sentra kuliner tersebut adalah ibu-ibu rumah tangga.

Baca Juga  Taktik Ekspor Bunga ala Gowa

Selain jadi sentra kuliner, Rahman Bando mengungkapkan bahwa kedepannya, lokasi tersebut juga akan dibuka sentra pelatihan pengolahan ikan. Olehnya itu, ia berencana akan mengoneksikan dengan gedung lama yang berada tepat di belakang gedung tersebut.

“Kita mau jadikan ini sentra kuliner sekaligus juga sentra pelatihan pengolahan produk-produk perikanan dan kelautan. Kita mau gedung ini juga nanti dikoneksikan dengan gedung lama. Di bawah akan dijadikan pusat pelatihan pengolahan ikan,” harapnya. (Sule)

Ket Gambar :

Leave a Reply