Diserang Black Campaign, NA: Jokowi Sangat Agamais

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah hadiri pembukaan Rakernas Indonesia Marketing Association (IMA), di D' Liquid Hotel Claro, Sabtu (2/3)

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap masyarakat Sulsel tidak mudah untuk mempercayai Black Campaign atau kampanye hitam dan informasi bohong di tahun politik ini.

Menurut Nurdin Abdullah sejak Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 lalu, pandangan yang selalu sebut-sebut Sulsel masuk di zona merah sudah berubah 99 persen.

“Sulsel ini stigma zona merah itu sudah hilang, kita sekarang status zona hijau. Jadi tolong seluruh masyarakat Sulsel jangan mudah mempercayai hoax. Masyarakat Sulsel jangan mudah percaya itu namanya hoax,” tegas Nurdin Abdullah di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (11/3).

Baca Juga:  Kahfi Kaget Nama Busrah Abdullah Dicoret dari DCS

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu menilai tidak ada satupun kelompok yang setuju dengan infomasi bohong atau berita hoax, terlebih menjelang Pilpres dan Pileg 2019 ini.

“Saya kira tidak ada yang setuju kok,” katanya.

Lebih jauh Nurdin Abdullah menjelaskan, sosok Presiden Republik Indonesia Jokowi merupakan tokoh agamais dan paham betul mengenai agama.

Diketahui, sebelumnya ada kelompok yang menyampaikan informasi bila Jokowi bersama KH. Ma’ruf Amin terpilih pada momentum pesta demokrasi satu kali lima tahunan itu akan dihapus pesantren di Indonesia.

Baca Juga:  Prof NA Sebut Kandidat yang Naik Heli Itu Sehat Akalnya 

“Presiden itu masih normal, orang yang sangat agamais, akhlaknya jangan diragukan lagi, nggak mungkin melakukan hal tersebut. Jadi jangan dipercaya itu hoax. Saya kira tugasnya kita semua ini mari sama-sama kita mencari siapa itu yang mengedarkan informasi itu,” jelasnya.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.