Dishub Sulsel Akan Batasi Kuota Taksi Online

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan, Ilyas Iskandar

INIPASTI.COM, MAKASSAR -Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi, akan mulai memberlakukan aturan bagi kendaraan berbasis online, per 1 April mendatang. Aturan yang diberlakukan itu antara lain, menetapkan jumlah kuota unit yang bisa beroperasi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar menjelaskan,saat ini untuk kuota taksi yang bisa beroperasi di wilayah, atau kawasan Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata), sebanyak 3.500 unit.

Inline Ad

“Ini berdasarkan survei yang dilakukan. Sekarang dari data yang ada, jumlah taksi yang beroperasi di Makassar saja jumlahnya sekitar 1.600 unit. Artinya masih ada kuota yang tersisa 1.900 unit, tapi bukan.berarti ini untuk taksi online,”kata Ilyas, Jumat(24/3/2017).

Baca Juga:  Gempa Sulteng, Pelindo IV Kumpulkan Donasi RP 1,6 Miliar

Ia menambahkan, nantinya berdasarkan revisi Peraturan Menteri Perhubungan No 32 tahun 2016, maka Pemprov Sulsel akan memberi kuota sementara untuk angkutan berbasis online sebanyak 500 unit. Tapi, masalah kuota ini tidak akan kaku. Menurutnya kalau ternyata masyarakat sangat membutuhkan maka bisa saja ini ditambah.

“Kita jangan kaku terhadap aturan yang ada, kalau ternyata kebutuhannya besar akan ditambah,” ujarnya.

Saat ini Dinas Perhubungan, mencatat sudah ada 2.200 unit taksi online, dimana terdiri atas Grab 2.000 unit dan Go Car 200 unit. “Kami akan minta didata ulang sesuai dengan syarat yang berlaku. Ini juga masih dibahas, termasuk izin trayek, surat kendaraan dan tarifnya,” ucapnya lebih jauh lagi.

Baca Juga:  Resmikan PLTB, Menteri BUMN Rini Soemarno: Ingat Ini Sidrap, Bukan Eropa

Selain membatasi akan jumlah taksi online, Ia menyatakan pihaknya juga membatasi wilayah operasionalnya. “Misalnya, tidak mengambil penumpang lambaian, di Mal dan tidak boleh nongkrong di Hotel,” paparnya

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad