Diskominfo kota Makassar Minta Masyarakat Selektif Terima Informasi

Ilustrasi santun dalam bermedia sosial

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Menjelang perhelatan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden , serta Pemilihan Legislati makin marak pemberitaaan terkait dengan kedua pasangan calon. Bahkan, jika tidak hati-hati maka bisa terjerat dalam kasus hukum.

Untuk itulah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, kota Makassar Ichwan Jacub mengingatkan masyarakat untuk agar lebih selektif dalam menerima informasi terutama menjelang Pemilihan Presiden 2019.

“Jadi kami mengimbau agar masyarakat jangan cepat menerima berita-berita apa yang di baca karena belum tentu tahu kebenarannya. Apalagi situasi politik seperti ini, “ kata Ichwan, saat dihubungi inipasti.com, Senin (11/2)

Baca Juga:  Menyesal Membunuh, Begini Sosok Rafika Dimata Saleh

Ia pun menjelaskan bahwa ada konsekuensi terkait penyebaran berita Hoax,dimana ini diatur oleh UU ITE . Dan sudah banyak pengalaman bahwa sudah ada yang terjerat dengan aturan ini.

“Masyarakat perlu berhati-hati menyebar berita. sebab banyak yang tidak diketahui terkait UU ITE, apabila masyarakat tidak selektif terhadap berita ini dan cepat-cepat mengambil kesimpulan dari suatu pemberitaan yang tidak benar maka UU ITE dapat menjeratnya” ungkapnya.

Untuk itu, Ia berharap agar masyarakat dapat memastikan kebenaran dari berita-berita yang mereka dapatkan, misalnya dengan menghubungi Link dari web bersangkutan atau nomor 112.

Baca Juga:  SAR Gabungan Temukan Mayat Edi Mengambang

“Salah satu cara efektik mencegah penyebaran Hoax masyarakat harus memastikan berita yang diperoleh dengan mengecek kebenarannya” ucapnya.

(Resti Setiawati)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.