Ditetapkan Sebagai Gubernur Sulsel Terpilih, Ini Langkah Awal Prof NA

Pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman saat menerima berita acara penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih di Hotel MaxOne Makassar, Kamis 26 Juli 2018.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman resmi ditetapkan oleh KPU Sulsel sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih periode 2018-2023 di Hotel Max One, Makassar, Kamis 26 Juli 2018.

Pasca ditetapkan, Prof Nurdin Abdullah mengaku telah mempersiapkan langkah awal untuk melanjutkan program yang telah dijalankan oleh pejabat sebelumnya.

“Kami sebagai orang baru tidak mungkin mau langsung jalan. Karena harus tahu dulu kekuatan kita dimana. Dari mana kita mulai ambil alih tanggung jawab ini,” kata Prof Nurdin Abdullah usai menandatangani berita acara penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih.

Maka dari itu, ia menyarankan Andi Sudirman Sulaiman sebagai wakil gubernur Sulsel terpilih untuk membentuk tim persiapan pemerintahan yang baru.

Baca Juga:  Nurdin Dekati Basis Dukungan Azis Qahar

Namun ia juga mengaku telah melakukan diskusi dengan pihak pemerintah provinsi terkait dengan agenda-agenda yang berkaitan dengan pembahasan anggaran APBD perubahan dan APBD pokok 2019 nanti.

“Saya kira masyarakat sudah menunggu gebrakan pemerintahan yang,” ujarnya.

Namun sebelum melangkah terlalu jauh, Prof Nurdin Abdullah mengaku akan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihak DPRD Sulsel, soal budgeting yang terkait dengan program strategis pejabat lama.

” Apakah APBD Provinsi mampu melanjutkan karena APBD itu hak masyarakat Sulsel dan ini tanggung jawab kita,” tuturnya.

Saat ditanya soal bagaimana langkah pemerintahan baru soal beberapa mega proyek yang belum selesai. Ia mengaku akan mencarikan bantuan pemerintah pusat. Agar tidak mengganggu APBD pokok 2019 mendatang.

Baca Juga:  KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon di Pilgub Sulsel

Mengingat ada program baru dan janji politik yang telah yang harus ditepati.

” kita harus cari duit karena saya tidak mau APBD 2019 terganggu karena itu hak rakyat. CPI dan termasuk stadion Barombong, kita akan bicarakan kepada pemerintah pusat,” jelas Prof Nurdin Abdullah.

(Muh Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.