DKPP Berhentikan Andi Sri Wulandari Sebagai Komisioner KPU Soppeng

Andi Sri Wulandari.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Andi Sri Wulandari resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai komisioner KPU kabupaten Soppeng oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Pemberhentian ini melalui Surat Keputusan dengan nomor perkara nomor 308/DKPP-PKE-VII/2018, yang dibacakan ketua DKPP Harjono dalam sidang dengan agenda pembacaan 22 Putusan dari 24 Perkara di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu lantai 5, Jakarta Pusat, pada Rabu 16 Januari.

“Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya; dan menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Andi Sri Wulandari selaku ketua merangkap anggota komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng sejak putusan dibacakan,” kata Harjono dalam keterangannya, Kamis 17 Januari 2019.

Baca Juga:  Bersama Anak Yatim, Suara Sulsel Gelar Doa dan Dzikir untuk Kesembuhan IYL

Andi Sri Wulandari sebelumnya telah mengikuti sidang kode etik oleh majelis pemeriksa DKPP pada 21 Desember lalu. Sidang saat itu dipimpin ketua majelis Ida Budhiati di sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel Jl AP Pettarani.

Sri Wulandari diadukan ke DKPP RI oleh ketua KPU Sulsel sendiri, Misna M Attas. Ia diduga tidak bersyarat karena pernah menjadi Calon Legislatif (Caleg) salah satu partai peserta Pemilu tahun 2014 silam. Sementara, dalam aturan, syarat menjadi anggota KPU adalah telah mundur dari keanggotaan partai politik minimal 5 tahun.

Baca Juga:  Dipadati Pedagang, Legislator NasDem: GOR Sudiang Sarana Olahraga Bukan Pasar

Sri Wulandari sebelumnya dilantik sebagai komisioner KPU Kabupaten Soppeng pada 26 Juni 2018 yang lalu. Ia sempat menjabat sebagai ketua KPU, sebelum akhirnya direposisi. Selanjutnya, dia diberhentikan sementara 21 November lalu.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.