Dua Pengurus PKS Sulsel Dituduh Gelapkan Dana Partai

Spanduk tuntutan kader PKS yang terpampang di depan kantor DPW PKS Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Konflik internal Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Sulsel semakin sulit diredam pasca reposisi kepengurusan di tingkat wilayah beberapa waktu lalu.

Bahkan konflik ini meluas hingga sampai pada tuntutan kader soal pengembalian uang partai yang diduga digelapkan oleh pengurus PKS Sulsel.

Inline Ad

Melalui spanduk yang dibentangkan di depan kantor DPW PKS Sulsel di Jalan, Perintis Kemerdekaan, Makassar, tertulis dua nama pengurus PKS Sulsel, Sri Rahmi dan Mallarangeng Tutu. Mereka diminta mengembalikan uang partai.

“Pak Malla dan Bu Rahmi kembalikan uang partai,” tulis kader partai dalam spanduk yang terpampang di depan kantor tersebut.

Baca Juga:  Incar Rekomendasi, Bakal Calon Walikota Ramai-Ramai Hadiri Rakerda PDIP Sulsel

Menanggapi polemik itu, Ketua Dewan Syuroh Wilayah Sulsel, Ust. Fathullah mengatakan tuduhan sejumlah kader terhadap Mallarangeng Tutu dan Sri Rahmi diluar tradisi partai dalam menyelesaikan persoalan internal.

“Tradisi di PKS jika ada dugaan pelanggaran atau penyelewengan mereka tau salurannya untuk mengadu, mereka segera mengadu ke Dewan Syari’ah Wilayah sebagai lembaga Amar ma’ruf nahyi mungkar di PKS,” pungkasnya.

Bahkan Ia menjelaskan kasus itu sudah ditangani oleh Dewan Syari’ah Pusat (DSP) dan keduanya dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

“Pak Malla dan Bu Sri Rahmi sendiri sudah di tangani oleh Dewan Syari’ah Pusat, dan hari ini (Senin 4 Juni) sudah ada surat keputusan DSP yang di sebar ke seluruh kader PKS di Sulsel yang isinya menyatakan bahwa; Pak Malla dan Bu Sri Rahmi BERSIH dari tuduhan penyelewengan dana yang di tuduhkan kepada keduanya,” tegas Ust. Fathullah.

Baca Juga:  Begini Cara Bupati Pangkep Menangkan NH-Aziz

(Muh Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.