Fahruddin Rangga Sosialisasi Perda Pengendalian Ternak di Gowa

Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fahruddin Rangga sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pengendalian Penyembelihan Ternak Betina Produktif di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa Sabtu 15 Juni 2019 malam.

Kegiatan ini dihadiri masyarakat sekitar 206 orang dengan keterwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, kelompok tani, pelaku peternak sapi dan tokoh pemuda.

Dalam kegiatan tersebut, Rangga mengatakan tujuan Perda ini melindung, mengontrol dan mengendalikan penyembelihan ternak betina yang produktif serta menjaga pengeluaran ternak dari wilayah Sulsel secara umum dan Kabupaten Gowa secara khusus.

Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran semakin berkurangnya stock sapi yang ada di Sulawesi Selatan, sehingga regulasi ini dibuat untuk mengaturnya dan dapat membatasi serta mengendalikannya.

Baca Juga:  Walikota Makassar Bikin Kaget Pengurus Masjid di Pampang

Sehingga Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui dinas peternakan dan kesehatan hewan diminta berperan dalam pengendalian tersebut.

“Bila ada masyarakat yang sangat terdesak dan ingin menjual ternak betina produktif nya Pemprov Sulsel dalam hal ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang akan menangani dan mengatasi,” ujar Rangga.

Kegiatan Penyebarluasan produk hukum ini juga menghadirkan Ir. H. Zaenal Sewang mantan kepala bidang peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Takalar sebagai pembicara.

Kehadiran Sewang karena ia memahami tentang kronologis penyusunan dan pembuatan perda pengendalian penyembelihan hewan ternak produktif karena saat ia menjabat perda ini sementara terproses penyusunan dan pembahasannya.

Baca Juga:  Syahar Sosialisasi Perda Perlindungan Lahan Pertanian di Sidrap

Sewang mengatakan bahwa Perda ini sungguh punya manfaat yang positif dalam mengendalikan ternak betina produktif.

“Masyarakat sudah punya alat kontrol dalam melakukan transaksi penjualan ternaknya sehingga tidak mudah melakukan penjualan sapi atau ternak betina apalagi untuk kepentingan pemotongan bila dianggap masih produktif,” ujarnya.

Oleh karenanya penyebarluasan Perda ini memang sangat efektif, kata dia, agar lebih dipahami masyarakat luas khususnya pelaku peternak sapi yang ada di wilayah Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.

“Sehingga patut kita berterima kasih kepada wakil kita di DPRD Sulsel Fahruddin Rangga yang melakukan kegiatan Penyebarluasan Produk Hukum Daereh di wilayah ini,” tuturnya.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.