Fraksi PKS Kembali Soroti Pembangunan Hotel The Rinra Di Atas Asset Pemprov

Suasana rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2016 yang berlangsung di gedung DPRD Sulsel, Senin (17/7).

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2016 yang berlangsung di gedung DPRD Sulsel, Senin (17/7).

Dalam pembacaan pandangan umum. Fraksi PKS menyeroti beberapa persoalan yang dinilai hingga saat ini belum mendapatkan penjelasan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Salah satunya, terkait dengan perubahan perjanjian kerja sama dengan Hotel The Rinra mengenai potensi hilangnya asset Pemprov dengan dilakukannya pembangunan Mall dan parkiran di kawasan CCC.

“Dimana hal ini belum tertuang dalam perjanjian kerja sama yang ada, apakah hasil temuan BPK sudah ditindaklanjuti. Mohon penjelasan,” pinta Andi Jahida Ilyas saat membacakan pandangan umum fraksi PKS.

Baca Juga  Ruslan Talli: Cabup Takalar Sebaiknya tidak Terkait Kasus

Selain itu, pada kesempatan tersebut fraksi PKS juga mempertanyakan soal temuan BPK mengenai potensi pendapatan yang seharusnya diperoleh dari pengelolaan Gowa Discovery Park untuk disetor ke Pemprov.

Hal lain yang disoroti yakni banyaknya halte yang hingga saat ini tidak berfungsi secara baik pada hal telah lama dibangun. Apalagi beberapa halte terancam akan dibongkar dengan adanya pelebaran jalan di kabupaten Gowa, serta pembangunan halte diluar ruas jalan yang dilalui oleh BRT di Kota Makassar.

Baca Juga  SYL: Saya Tidak Mundur!

“Sementara yang sudah dilalui justru butuh tambahan halte akan tetapi tidak dibangun. Fraksi PKS berharap agar pembangunan halte diselaraskan juga dengan optimalnya peran BRT sehingga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya. (Muh. Seilessy)

Advertisements

NO COMMENTS

Leave a Reply