Golkar berkoalisi PPP, Putuskah Mata Rantai IYL Dengan PPP?

Mohammad Roem bersama delegasi Golkar dengan pengurus PPP Sulsel

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Rencana koalisi partai Golkar dengan PPP di Sulawesi Selatan tentu akan berdampak besar terhadap Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang selama ini berharap didukung oleh partai berlambang Ka’bah itu.

Sebelumnya Bupati Gowa dua periode itu, telah membangun komunikasi politik dengan melakukan pertemuan di kantor Sekertariat PPP, beberapa waktu lalu. Dengan harapan mendapat dukungan PPP di Pilgub nanti.

Inline Ad

Bahkan dalam acara jalan santai PPP di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu juga, Romahurmuziy telah memberikan isyarat PPP akan mendukung Ichsan YL di perhelatan tersebut.

Namun setelah pertemuan dengan pengurus Golkar di Sekertariat PPP di Jalan Sungai Saddang Makassar, Jumat (24/3), sepertinya memutuskan mata rantai PPP dengan ketua PMI Sulsel itu.

Baca Juga:  Alumni Akademi Bela Negara NasDem Siap Kawal Pemenangan NH-Aziz

“PPP dengan 7 kursi dan Golkar 18 kursi memiliki kesempatan yang strategis untuk mengusung calon. Sebenarnya tanpa PPP, Golkar bisa mengusung dan PPP belum punya sikap mendukung calon tertentu,” kata ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Muhammad Aras usai pertemuan tertutup dengan delegasi Golkar.

Ia mengatakan pertemuan dengan delegasi Golkar adalah komunikasi awal antara PPP dengan partai lain. Sehingga kedepan menurutnya butuh komunikasi lebih intens terkait dengan momentum Pilgub dan bakal calon yang diusung nanti.

Baca Juga:  "Bendera" Optimis Bur-Nojeng Menang

Namun persoalan sikap dan dukungan PPP, kata Aras masih akan dibicarakan lebih jauh, sehingga PPP masih terus membuka peluang bagi bakal calon lain. Kedatangan delegasi Golkar hari ini, menurutnya hanya komunikasi awal dan belum final.

“Dari awal kami sampaikan ini hanya komunikasi dengan dengan Parpol. Kami internal sangat demokratis termasuk pak Ichsan. Sebelum akad nikah itu dilangsungkan, olehnya itu masih terbuka ruang bagi siapa saja,” ungkapnya.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad