Group LGBT Ramai, Begini Tanggapan Dinas KISP Sulsel

Ilustrasi LGBT (FOTO/INT)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Maraknya group Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Makassar yang terbentuk di jejaring sosial.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Sulawesi Selatan, Andi Hasdullah menjelaskan bahwa kehadiran konten-konten seperti ini di Media Sosial seharusnya tidak boleh ada.

Inline Ad

Ia pun mencontohkan seperti munculnya group gay yang marak di media sosial, inikan adalah hubungan sesama jenis laki-laki dengan laki-laki dan ini menyimpang dan melanggar yang melanggar baik terkait ajaran agama, maupun aspek sosial budaya yang dinilai melanggar tatanan sosial dalam masyarakat.

“Seharusnya akun tersebut dilokalisir atau dihapus saja,karena bisa memberi dampak tidak baik, untuk meminimalisir tersebut peran semua pihak termasuk orang tua sangat diperlukan,” kata Hasdullah (1/2/2018).

Menurutnya, peran orang tua sangat penting untuk membina dan mengawasi perilaku anak-anak mereka termasuk dalam membuka media sosial, konten apa saja yang boleh di akses oleh mereka. Selain memberi pemahaman tentang perilaku menyimpang gay. Lingkungan juga sangat berperan, diantaranya sekolah dan lingkungan sekitar.

Grup Facebook LGBT (FOTO/Istimewa)

“Mengawasi mereka dalam membuka internet atau media sosial sangatlah penting, atau memberikan pengertian mana yang bisa akses dan tidak,” tegasnya.

Terkait koordinasi atau langkah yang dilakukan, untuk menghapus grou-group serta pengawasannya, Hasdullah menyatakan ketika mereka menyebar kesusilaan pasti akan terbuka dimedsos dan itu akan dipantau oleh pihak-pihak yang berwenang.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah memantau sejumlah group di media sosial termasuk group LGBT yang diduga marak di media sosial, bahkan di salah satu medsos itu group tentang gay di Makassar juga sangat ramai.

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply