Harapan Wali Kota Makassar Pada Peringatan Hardiknas

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menyampaikan sambutannya pada Upacara Hardiknas di Halaman Kantor Wali Kota Makassar, Selasa, (2/5/2017).
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan harapannya di Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Selasa, 2 Mei 2017 saat memimpin upacara di halaman kantor Wali Kota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Di hadapan peserta upacara yang berasal dari unsur pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), pegawai lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dan pelajar SD serta SMP, Danny menyampaikan program 18 Perintah Revolusi Pendidikan harus berjalan lebih cepat.

Orang nomor satu di Kota Makassar itu mengatakan, saat ini dunia pendidikan menghadapi tantangan yang berat. Banyak anak-anak Indonesia yang berbakat dan cerdas. Namun, kata Danny, tidak semuanya terakomodir dalam sistem pendidikan yang berjalan.

Baca Juga:  Siapa Ketua Baru STIE Widya Darma Kotamobagu?

“18 Perintah Revolusi Pendidikan hadir untuk memberikan ruang bagi anak-anak didik kita untuk mengaktualisasikan seluruh potensi yang mereka miliki,” ujar Danny.

Agar berjalan lebih cepat, lanjut Danny, kepala sekolah harus menciptakan inovasi dan terus menyempurnakan program yang tengah berjalan. 18 Perintah Revolusi Pendidikan mengasah kecerdasan intelektual anak didik tanpa mengesampingkan bakat yang mereka miliki di bidang seni dan olah raga juga menanamkan kepeduliaan terhadap kelestarian lingkungan.

Sejak digulirkan tahun lalu bertepatan dengan pelantikan kepala sekolah di TPA Antang, sekolah-sekolah di Makassar mulai menjalankan 18 Perintah Revolusi Pendidikan. Setiap pekannya di hari Sabtu dikhususkan untuk program ini.

Baca Juga:  1.018 Calon Mahasiswa Baru Ma’had Al Birr Unismuh Ikuti Tes Tertulis dan Wawancara

Revolusi Pendidikan juga melindungi anak-anak sekolah dari peredaran narkoba yang mulai menjerat anak di bawah umur. Guru sekolah ditugaskan memeriksa tas peserta didiknya sebelum memasuki halaman sekolah. Hal ini untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang mulai menyasar lingkungan sekolah.