Hilang Nyawa Belasan Warga Desa Usai Junta Myanmar Menyerang

Top Ad

INIPASTI.COM, ATHENA – Kepolisian Yunani menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa pada hari Sabtu (11 September). Massa unjuk rasa dikarenakan menolak untuk divaksin.

Pihak Berwenang mengatakan protestan melemparkan suar kearah polisi di Thessaloniki kota terbesar kedua Yunani, Dikarenakan menghalangi mereka ke tempat Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis yang akan menyampaikan pidato ekonomi  tahunnya.

Inline Ad

Kepolisian memperkirakan lebih dari 15.000 orang dalam aksi tersebut, termasuk serikat pekerja yang juga ambil bagian dalam unjuk rasa. Mereka memprotes mengenai berbagai isu mulai dari kebijakan ekonomi dan vaksin COVID-19. 

Unjuk rasa terhadap vaksinasi COVID-19 dimulai pada bulan Juli ketika pemerintah mengumumkan bahwa petugas kesehatan dan staf panti jompo harus divaksin, Termasuk para guru.

Federasi Pekerja Rumah Sakit Umum (POEDYN) menyatakan ”Ya untuk divaksin tetapi tidak wajib”

Sekitar 5.7 juta warga Yunani atau 55 persen penduduk telah divaksinasi penuh dan 59 persen telah menerima satu dosis.

Negara ini mencatat 2,197 infeksi baru pada hari sabtu dan 39 kematian.

Bottom ad

Leave a Reply