Istana Butuh Oksigen

Agus Ambo Jiwa, Bupati Pasangkayu
Top Ad

INIPASTI.COM, MALANG – Bupati Pasangkayu Agus Ambo menjawab pertanyaan penguji: Prof. Effendi Gozali, penguji eksternal, dengam sangat cerdas. Gazali menanyakan bagaimana promovendus melihat revitalisasi Monas? Secara ekologis, semestinya revitalisasi Monas tidak harus memotong pohon. Karena pohon mampu mereduksi carbon. Monas itu dekat dengan Istana Negara. Istana negara itu juga membutuhkan oksigen. Jawaban Agus mendapat tepuk tangan riuh dari undangan, termasuk para penguji dan promotor dan co-promotor.

Agus mengikuti ujian promosi Doktor pada bidang lingkungan di Universitas Brawijaya, Malang, pada tgl 8/2/20, jam 10. Penguji eksternalnya adalah Menseskab RI, Pramono Anum. Disertasi Agus tentang Perda RTRW Kabupaten Mamuju Utara.

Inline Ad

Dalam pengelolaan dan aplikasi perda RTRW ditemukan daya dukung dan penghambat. Akan tetapi dengan komunikasi yang baik daya hambat dari masyarakat akan bisa berubah. Kuncinya menurut Agus adalah bagaimana implementor membangun komunikasi horizontal dengan masyarakat. Pendekatannya tidak boleh struktural dan vertikal. Itu sebabnya, mengapa saya mendorong lahirnya konsep SMART.

SMART adalah konsep pembangunan yang dijalankan di Mamuju Utara, yang berisikan: sejahtera, mandiri dan bermartabat. Bebasis religius dan kekeluargaan.

Agus berhasil meraih gelar Doktor dengan mempertahankan judul Disertasi Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Utara Nomor 1 Tahun 2017, tentang RTRW.

Keluarga Agus berhasil meraih kebahagiaan yang luar biasa, karena seminggu sebelumnya istrinya juga mempertahankan disertasinya untuk meraih predikat Doktor di universitas yang sama.

Bottom ad

Leave a Reply