IYL-Cakka Sapa Ribuan Massa Setelah Mendaftar di KPU

IYL-Cakka saat bertemu massa pendukung usai mendaftar di KPU Sulsel.

INIPASTI.COM, MAKASSAR- Setelah dinyatakan berkas pencalonan pendaftarannya memenuhi syarat oleh KPU Sulsel, pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menyempatkan waktu menyapa ratusan pendukungnya yang memadati Jalan Pettarani, mulai persimpangan Jalan Hertasning hingga pertigaan Jalan Buolevard Makassar, Rabu (10/1/2018).

Bersama pimpinan partai politik pendukung, IYL dan Cakka naik ke mobil komando untuk menyapa ratusan ribu pendukungnya. Baru mengucapkan salam pembuka, pasangan ini disambut teriakan “Rakyat bersatu tak bisa terkalahkan” oleh pendukung.

Inline Ad

“Mari kita kembali ke rumah kita, dan semoga sampai di rumah dengan selamat,” pesan Ichsan saat menyampaikan orasi politiknya.

Dia pun menyampaikan kepada semua pendukungnya untuk tetap menjaga silaturahmi, serta mengajak masyarakat untuk memenangkan Punggawa Macakka.

Baca Juga:  Kado Spesial untuk Agus AN

“Dan kalau kita di jalan, sapalah rakyat, dan mengajak bersama sama kita di Punggawa Macakka. Sampaikan salam hormat kami untuk keluarga ta semua di kampung,” tuturnya.

Sementara itu, Cakka menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pendukung dan elemen masyarakat yang datang dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.

“Terima kasih tak terhingga kepada bapak/ibu sekalian. Alhamdullilah, hari ini kita lengkap dari 24 Kabupaten/Kota. Ini menandakan bahwa rakyat bersatu bersama Punggawa Macakka,” kata Cakka yang juga Bupati Luwu dua periode ini.

Dia menegaskan, pejuang Punggawa Macakka tidak pernah takut. Sebagai pendukung koalisi rakyat, hanya ada satu suara yang mengantar IYL-Cakka, yakni suara rakyat.

Baca Juga:  Nurdin Halid Angkat Bicara Soal Persaingan Jalan Santai FKPPI dan Jago

“Kalau ada suara rakyat dibegal maka dia adalah manusia pengecut. Mau jadi pengecut?,” tanya Cakka, disambut “tidak. Tetap Punggawa Macakka” oleh para pendukungnya.

“Jiwa pejuang hanya takut pada Allah SWT. Karena pejuang punya komitmen, pejuang punya jadi diri,” tuturnya.

Dia pun mengatakan, bersama rakyat, partai pendukung, keluarga beserta relawan tidak akan pernah takut dengan tekanan. “Di mana kita berada, pasti ada getaran cinta di dalam diri kita,” tandasnya.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.