Jelang PSBB, Dewan Minta Kolaborasi Semua Pihak

Pimpinan DPRD Sulsel gelar konfrensi pers di Gedung DPRD Sulsel, Senin 20 April.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Bulan Ramadan bagi umat muslim kali ini dijalani ditengah wabah virus corona.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif mengingatkan masyarakat agar di waktu ramadan ini dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, agar wabah corona segera berakhir.

Inline Ad

“Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan, Ramadan ini kesempatan untuk memperbanyak doa,” ujar politisi PKS itu, di Gedung DPRD Sulsel, Senin (20/4/2020).

Memasuki Ramadan, Muzayyin juga meminta masyarakat lebih meningkatkan semangat, jangan biarkan wabah corona justru membuat down. Serta meminta peran semua pihak dalam penanganan Covid-19 saat penerapan PSBB nanti.

“Kita harus berkolaborasi dengan semua pihak, patuhi inbauan pemerintah, semangat ditingkatkan itu cara efektif melawan virus corona,” jelasnya.

Baca Juga:  Sudah Tiga Bulan Virus Corona Berjangkit, Kekacauan Apa yang Timbul?

Ia berharap kolaborasi seluruh pihak untuk memutus mata rantai covid 19 melalui pendekatan Physical distancing, jaga jarak dan menghindari kerumunan dan menegakkan protocol penanganan covid 19 di tengah masyarakat

Kemudian semangat dalam menjalani hidup, bergembira dan bahagia sekalipun dalam keterbatasan (beraktifitas dari rumah) serta menjalankan pola hidup sehat

“Wabah ini dalam kekuasaan Allah, dan Allah jua lah yang berkuasa mengangkatnya. Mari kita mengulangi doa di waktu mustajab, saat sahur dan saat menjelang berbuka agar daerah kita segera terbebas dari wabah ini. Selain jaga jarak juga penting mengingatkan masyarakat agar pakai masker, baik yang sakit maupun yang sehat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mengkhawatirkan, Anak Muda Ternyata Menjadi Faktor Penyebaran COVID-19

Sementara, ditempat yang sama hal senada disampaikan oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina kartika. Menurutnya ramadan kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

“Saya dengan teman-teman anggota dewan lainnya akan berupaya agar tetap hadir ditengah – tengah masyarakat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kebijakan Pembatas Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan mulai pada 24 April 2020 mendatang.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.