Jokowi Batal Kunjungi Sulsel, Pengukuhan TKD Diundurkan

Syamsul Bachri bersama Arum Spink.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Rencana Calon Presiden nomor urut 1 Jokowi mengungjungi Sulsel dimundurkan dari jadwal semula 22 Desember 2018 ke Januari 2019.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulsel Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi – Ma’ruf Amin, Syamsul Bachri.

“Dari wakil ketua TKN (Tim Kampanye Nasional) informasinya, rencana mengubah ke Bukit Tinggi pada tanggal tersebut. Jadi, berubah. Kemungkinan Januari,” terang Syamsul Bachri.

Jadwal 22 Desember sebelumnya sudah terkonfirmasi ke TKD KIK Sulsel. Makanya, dalam kunjungan tersebut, Jokowi juga disiapkan untuk mengukuhkan TKD KIK yang sudah terbentuk di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Meski ada perubahan waktu, menurut Syamsul, agenda tetap sama. Yakni, mengukuhkan TKD KIK Sulsel, serta melakukan konsolidasi internal. Kegiatan tersebut di samping kunjungan Jokowi ke beberapa daerah di Sulsel sebagai kepala negara.

Baca Juga:  Golkar Sulsel: Hitungan C1 KPU Takalar Belum Final

“Barangkali, pada bulan Desember ini kami hanya mengagendakan konsolidasi internal. Paling tidak kami melakukan konsolidasi dengan relawan, untuk berkordinasi,” sambung dia.

Sebagai informasi, ini kali kedua Jokowi batal ke Sulsel setelah diagendakan oleh tim. Pertama, Jokowi direncanakan datang pada Oktober lalu, namun batal lantaran bencana alam di Sulawesi Tengah. Kemudian, kembali direncanakan ulang pada Desember bulan ini, tapi kembali batal.

“Kawan-kawan mau supaya ada pengarahan dari pak Jokowi. Jadi, semua yang semula kita agendakan 22 Desember, kita geser, sesuaikan dengan agenda pak Jokowi,” harap Syamsul.

Baca Juga:  Maju DPD RI, Roem Resmi Serahkan Dukungan KTP ke KPU Sulsel

Meski kembali batal, Syamsul Bachri menolak jika hal tersebut berpengaruh terhadap pergerakan tim di daerah-daerah di Sulsel. Menurut dia, masing-masing Partai Politik (Parpol) dengan Calon Legislatifnya (Caleg) sudah bergerak dengan kebijakan masing-masing. Sementara posisi TKD Sulsel, hanya mengkoordinasikan.

“Golkar bergerak dengan Calegnya, PDI Perjuangan juga begitu, PPP juga begitu. Begitu juga Partai lain. TKD juga bergerak, dengan berbagai segmennya,” tuturnya.

Syamsul juga menyampaikan jika TKN sedang menjalankan survei internal di setiap provinsi di Indonesia. Menurut dia, pihaknya dalam posisi masih menunggu hasil survei itu untuk dipaparkan kepada setiap TKD Provinsi.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.