Jumlah pemilih Berkurang, Tim Hukum Appi-Rahman Soroti KPU Makassar

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Tim hukum pasangan Munafri Arifuddin — Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) menyoroti berkurangnya jumlah pemilih pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2020 jika dibandingkan dengan Pilwalkot 2018 lalu.

Inline Ad

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilwalkot 2018 sebanyak 990.836 hak pilih. Sedangkan pada Pilwalkot 2020 KPU menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 899.932 hak pilih. Sehingga terjadi kekurangan 90.904 hak pilih dalam jangka waktu 2 tahun.

Menurut Ketua tim Hukum Appi-Rahman, Yusuf Gunco kekurangan jumlah pemilih di Makassar sangat tidak logis, seharusnya adanya peningkatan jumlah pada Pilwalkot tahun ini dibandingkan dengan tahun 2018 lalu.

“Tidak mungkin dari DPT 2018 turun di tahun 2020 misalnya pemilih pemula yang usia 16 tahun pada 2018 dia sudah akan memilih di tahun 2020 karena sudah berusia18 akan bertambah usia menjadi pemilih. Jadi tidak mungkin berkurang,” kata Yugo sapaan akrab Yusuf Gunco saat konfrensi pers di Hotel Novotel, Makassar, Sabtu 19 September 2020.

Baca Juga:  Suhu Politik Memanas di Dua Daerah, Soni: Semua Harus Tahan Diri

Yugo sapaan akrab Yusuf Gunco meminta KPU dan Disdukcapil memberikan penjelasan alasan berkurangnya jumlah pemilih dari 2018 ke 2020. Pihaknya akan menyurati KPU soal adanya pengurangan jumlah pemilih di Makassar.

“Kalau kayak gitu bisa jadi ada dugaan 2018 terjadi mark up wajib pilih. Ini kenapa bisa terjadi turun wajib pilih. Ini masih batas kawajaran tapi sangat berpengaruh. Disdukcapil harus menjawab ini adanya pengurangan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pengurus PerDIK Nilai Rumah Pintar Pemilu Tidak Ramah Bagi Difabel

Sementara itu, Juru Bicara Appi-Rahman, Fadli Noor mengatakan jika terjadi pengurangan jumlah pemilih, maka KPU Makassar harus melakukan breakdown menurunnya angka jumlah pemilih di kecamatan mana saja agar lebih jelas.

” KPU harus brackdown pengurangan berapa setiap kecamatan. Agar bisa jelas menurun angka hak pilih dimana saja,” ucapnya.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.