Kalah di Pilgub, IYL Sampaikan Selamat ke Bupati dan Wabup Terpilih

Ichsan Yasin Limpo

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Mantan Kandidat Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang kalah bertarung di Pilgub Sulsel 2018, ikut memberi ucapan selamat dan harapan ke bupati dan walikota terpilih yang sudah ditetapkan KPU.

Mantan Bupati Gowa dua periode yang sebelumnya juga sudah menyampaikan ucapan selamat ke pemenang Pilgub Sulsel Prof Andalan, menaruh harapan ke kepala daerah terpilih untuk menjaga amanah rakyat.

“Selamat kepada kepala daerah terpilih. Rakyat telah memberikan kepercayaan, dan itu harus kita jaga dengan baik. Jangan pernah sia-siakan amanah itu. Buat rakyat bahagia, dan jangan kecewakan mereka,” harap Ichsan Yasin Limpo, Jumat (27/7/2018).

Ichsan, menyebut jika kemenangan di pilkada baru sebatas permulaan. Sebab puncak kemenangan seorang kepala daerah, yakni ketika kebijakan, program dan kepemimpinannya benar-benar punya keberpihakan ke rakyat.

Baca Juga:  Ini yang Buat Danny Yakin pada Tes Kepatutan Partai Golkar

Pemenang yang sesungguhnya, lanjut dia, ketika mampu merealisasikan janji-janji politiknya, dan manfaatnya sangat dirasakan rakyat. Dirasakan untuk taraf kesejahteraannya, serta dirasakan untuk masa depan anak-cucu kita.

“Kapan rakyat kecewa, kapan rakyat tidak merasakan dampak positif dari kepemimpinan kepala daerah, maka itu adalah kekalahan terbesar bagi siapapun kepala daerah. Dan tentu harapan kita bersama, mereka yang diberi mandat oleh rakyat memimpin daerah, bisa memberi yang terbaik untuk rakyat,” tambah lulusan terbaik program doktoral Fakultas Hukum Unhas.

Dalam kesempatan ini, Ichsan Yasin Limpo juga menaruh harapan kepada kandidat kepala daerah yang masih melakukan sengketa di MK, agar bisa berlapang dada menerima apapun keputusan majelis hakim nantinya.

Baca Juga:  Bupati Wajo Pamer Salam Punggawa Bersama Ichsan YL

Begitu juga kepada kandidat yang di Pilkada kali ini belum ditakdirkan menjadi kepala daerah, hendaknya bisa memberikan support kepada pasangan terpilih demi kemajuan daerah. Termasuk turut mengawal dan mengingatkan jika kepala daerah tidak merealisasikan janji-janji politiknya.

“Mengabdi dan berbuat untuk rakyat, tidak mesti harus duduk di kursi pemerintahan. Turut mensupport, mengawal, mengawasi, hingga mengingatkan, juga bagian dari pengabdian untuk daerah kita,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sejumlah KPU di Sulsel sudah menetapkan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih melalui rapat pleno terbuka. Seperti Bone, Wajo, Pinrang, maupun beberapa daerah lainnya.

(Muh Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.