Karena Urusan Zakat Fitrah, Imam Desa dan Dusun Dikumpulkan

Kepala Kantor Urusan Agama kecamatan galesong, Hasid Hasan Palogai.

INIPASTI.COM, TAKALAR – Pembayaran zakat fitrah menjadi perbincangan bagi warga lantaran di anggap bervariasi dan tidak seragam. Sehingga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Galesong, Hasid Hasan Palogai akan mengumpulkan Imam Desa dan Imam Dusun sekecamatan Galesong untuk meluruskan terkait besaran pembayaran zakat fitra 1438 Hijriyah yang telah di sepakati oleh kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Takalar.

Pertemuan ini rencananya di laksanakan pada 23 ramadhan bertepatan hari senin 19 Juni 2017 bertempat di kantor KUA kecamatan Galesong.

Inline Ad

“Sesuai edaran Kementerian Agama Takalar besaran pembayaran zakat fitrah untuk tahun ini adalah kalau berupa beras banyaknya adalah 4 liter/orang, sementara untuk berupa uang sebesar Rp 30.000/orang, jadi kalau ada yang di atasnya itu keliru dan bisa mendapat teguran ” terang Hasid Hasan Palogai pada tim inipasti. Minggu, 18/06/2017 di Galesong.

Sebelumnya lanjut Hasid salah satu warga tala-tala Desa Bontoloe mendatangi Kantor Urusan Agama Galesong guna melaporkan kalau di wilayahnya yang dibayar kalau berupa uang sebesar Rp 50.000/orang sementara di tempat lain hanya sebesar Rp30.000/orangnya.

“Dengan adanya laporan warga tersebut sehingga kita mengumpulkan imam Desa/imam Dusun untuk menyeragamkan pembayaran zakat tersebut. Karena imam Desa/imam Dusun merupakan petugas Amil zakat yang akan mengumpulkan/menyalurkan zakat tersebut bagi yang berhak” tambahnya.

Dia berharap agar para petugas Amil Zakat terutama Imam Desa/Imam Dusun dalam menjalankan Amanah ini agar betul-betul sesusai aturan, jangan ada keluar dari aturan karena yang mendapat sanksinya nanti Dia sendiri dan harus mempertanggung jawabkannya Dunia – Akhirat, pintanya. (Irwansyah Mdt/citizen Rep.)

Bottom ad