Kenapa Allah Ambil Kebahagiaan Saya? Jawaban Zakir Naik Ini Buat Sang Penanya Masuk Islam!

Indah saat mengajukan pertanyaan kepada Zakir Naik di Baruga AP Pettarani Unhas, Makassar, Senin, (10/4/2017).

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Ceramah Dr Zakir Naik di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin (UNHAS) di serang dengan berbagai macam pertanyaan. Terhitung ada belasan orang yang mengajukan pertanyaan pada acara yang berlangsung Senin, (10/4/2017). Seperti penanya perempuan terakhir, Indah yang pertanyaannya cukup singkat. Perempuan berkaca mata itu menanyakan kepada Zakir Naik, apakah Tuhan itu sayang kepada umat-Nya?

“Jika Anda bertanya apakah Allah sayang kepada umat-Nya, maka saya katakan ya. Allah mencintai semua ciptaan-Nya. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang,” jawab Zakir Naik dalam bahasa Inggris untuk menyakinkannya.

Inline Ad

Setelah Zakir Naik yang merupakan ulama yang berasal dari India itu menjelaskan. Wanita itu pun kembali bertanya sambil menangis. Lalu kenapa Allah mengambil kebahagiaan saya,” tanyanya yang disambut sorak dari penonton lainnya.

Zakir Naik pun kembali menjawab. Namun jawabannya berupa pertanyaan kembali kepada sang penanya. Jika anak kamu ingin mengonsumsi Narkoba apakah kamu membiarkan dia menggunakan Narkoba? Dan dia mengatakan Narkoba membuat dia bahagia? Apa yang bakalan kamu katakan?,” tanya Zakir Naik.

Baca Juga:  Subhanallah, Asisten Rumah Tangga Muda Ini Teguh Masuk Agama Islam

Wanita itu pun menjawab tidak. Ia mengaku tak akan menjerumuskan anak-anaknya ke dalam hal yang buruk. Lalu Zakir Naik mengatakan, Kokain membawa kebahagiaan kepadanya, kenapa kamu melarangnya? “Itu berbahaya untuk dia,” jawab wanita tersebut.

“Nah begitu juga dengan Allah. Allah tahu yang baik dan yang buruk. Allah tahu yang terbaik buat kita. Allah tahu kebahagiaan yang terbaik buat umat-Nya,” kuncinya.

Tak puas, Zakir Naik kembali memberi contoh. Ia mengatakan, jika besok anakmu akan ujian lantas dia tidak mau belajar, dia inginnya tidur, apa yang kamu katakan? Kemudian dijawab oleh wanita itu bahwa hal itu adalah buruk bagi anaknya.

“Benar. Setiap waktu, hal yang membawa kebahagiaan ternyata tidak membawa kebahagiaan yang sebenarnya. Allah tahu yang baik dan yang buruk. Dan kebahagiaan yang sebenarnya ada di Surga. Jangan tidur, tapi harus belajar. Itu adalah semacam tes. Kalau kita lulus, maka kita akan masuk surga,” tekan Zakir Naik.

Baca Juga:  Peringatan HSN, Simaan Haflah Alquran Ditampilkan Santri Tahfiz Wisatahati

Mendengar jawaban itu, wanita itu pun ingin masuk surga. Namun ia mengaku masih terbayang-bayang dengan dosa-dosanya selama ini. “Apa yang harus saya lakukan, karena saya masih terbayang-bayang dengan dosa-dosa saya yang lalu,” tanyanya kembali.

“Saat kamu percaya hanya satu Tuhan. Tuhan tidak punya gambaran, Yesus itu utusan dan Nabi Muhammad itu utusan Tuhan, walaupun dosamu sebesar gunung, maka Allah akan menghapusnya. Bahkan jika kamu pernah membunuh manusia sekalipun, dosa itu akan dihapus Allah,” ujar Zakir Naik.

Dengan tegas dan yakin, perempuan itu pun menyatakan kesediaannya memeluk agama Islam. Ia pun bersyahadat dengan dipandu oleh Zakir Naik. Kemudian Zakir Naik mendoakannya supaya ia mendapat hidayah dan segala dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.(*)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad