Ketua PWI Sulsel, Tugas Pengurus Bagaimana Mengkompetensikan Anggotanya

Top Ad

INIPASTI.COM – Ketua PWI Sulsel, H. Agussalim Alwi Hamu, dihadapan pengurus baru PWI Takalar eriode 2021-2024, adalah bagaimana mengkompetensikan para anggotanya, ungkap Agus, usai melantik pengurus baru, Sabtu 28 Mei 2022, di Gedung PKK Kab. Takalar.

Dikatakan, saat ini terdapat 74.000 media online, 10 persen yang sudah terverifikasi. Tugas pengurus PWI Takalar, bagaimana mengkompetensikan anggota PWI yang ada di Kab. Takalar.

Inline Ad

Diakui, saat ini banyak yang ingin menggerogoti PWI. Karenanya, bagaimana kita menjadikan persatuan dan kesatuan menjadi kokoh, sebagaimana pada lagu mars PWI yang kita nyanyikan bersama.

Menyinggung soal penyegelan PWI Sulsel, terjadi masalah internal dan menjadi bagian dari sebuah proses pembelajaran bagi kita semua, tuturnya.

Tidak boleh ada kepentingan pribadi dalam pengembangan pers di daerah ini, ungkap Agus di depan hadirin dan Forkompinda Takalar.

Sementara itu, Sekda Takalar, Muhammad Hasbi, S,S.Tp menjelaskan, pihaknya menyambut baik atas dilantiknya Pengurus PWI Takalar periode 2021-2024, yang dinakhodai Hasdar Sikki, demikian halnya dengan Pengurus IKWI yang akan saling bahu membahu mengembangkan Kab. Takalar bersama segenap mitra kerja.

Bila sejenak kita melihat perjalanan sejarah NKRI, diawal perjuangan, peran para wartawan yang menulis di media, telah memberikan spirit perjuangan yang begitu dahsyat.

Seperti Ki Hajar Dewantoro, Tan Malaka dan Proklamator Bung Hatta, berkat tulisan mereka di berbagai media, telah merubah pandangan dunia terhadap NKRI.

Namun dalam proses perjuangan beliau, rata rata telah di penjara, baik oleh pihak penjajah maupun pemerintah orde lama, sementara di kekinian, pejabatnya yang dipenjarakan, karena pemberitaan pers, terutama kalau salah dalam menerapkan kebijakan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Dikatakan, Takalar ini daerahnya kecil, sehingga setiap permasalahan yang timbul bisa cepat tersebar, dengan kemajuan tehnologi informasi yang digunakan para insan pers.

Namun demikian, dengan dukungan dan sinergitas yang terbangun antara PWI dan Bupati bersama unsur Forkompinda, akhirnya Takalar dapat meraih penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian), tutur Sekda yang mengaku berdarah Takalar tapi tinggal di Gowa (syakhruddin)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.