Site icon Inipasti

KH Yusuf Mansur Puji Masjid Agung Syekh Yusuf

Penasehat Yayasan Daarul Quran Wisatahati, KH Yusuf Mansur saat berada di Masjid Agung Syekh Yusuf pada Tabligh Akbar Notaris Muslim Indonesia, Kamis, (26/7/2018). (Foto: Sule)

INIPASTI.COM, SUNGGUMINASA – Pimpinan Pondokan Pesantren Daarul Qur’an, KH Yusuf Mansur hadir di tengah-tengah masyarakat Sulawesi Selatan. Penasehat Yayasan Daarul Qur’an Wisatahati ini mengisi Tabligh Akbar yang diadakan oleh Notaris Muslim Indonesia (NMI). Pada acara tersebut, pendakwah dari Betawi ini membawakan ceramah dengan tema ‘Menebar Hidayah, Meraih Cinta Ilahi’, Kamis, (26/7/2018).

Digelar di Masjid Agung Syekh Yusuf, KH Yusuf Mansur dalam ceramahnya memuji masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa itu. “Saya senang nih ceramah di sini, seperti ceramah di masjid saya sendiri, luar biasa. Masya Allah. TKP kan, ini TKP nih,” ucapnya di sela-sela dakwahnya.

Ustaz Yusuf Mansur pun mengajak ratusan jemaah yang hadir untuk berdoa agar bisa mendirikan masjid sebagus Masjid Agung Syekh Yusuf tersebut. Ia kemudian berdoa dan langsung diaminkan oleh seluruh masyarakat yang hadir.

“Ya Allah, izinkan saya bisa punya masjid seperti ini, bahkan yang lebih besar daripada ini, yang lebih bagus daripada ini, di semua kota di seluruh dunia Mu Ya Allah, dengan fasilitas yang lengkap. Aamiin,,,, ini namanya doa di TKP,” serunya.

Ustaz Yusuf Mansur membawakan ceramah pada Tabligh Akbar NMI di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kamis, (26/7/2018). (Foto:Sule).

Menurutnya, jika seseorang menginginkan sesuatu, baik itu ingin mendirikan masjid atau menginginkan selainnya, maka seluruh energi harus dipusatkan ke tujuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa rasa, omongan, pikiran, dan doa harus tersambung semua.

“Anda ke masjid terus, tapi tidak kunjung punya masjid. Ya wajar kan?, nyambung rasa tidak, nyambung omongan tidak, nyambung pikiran tidak, nyambung doa tidak, sampai 50 tahun, ya nggak punya punya,” tegasnya.

Olehnya, ia mengimbau seluruh jemaah untuk menjajal ilmu tersebut. Berdoa di TKP dan selalu menyambungkan rasa, omongan, pikiran dan doa pada suatu tujuan yang ingin dicapai.

“Jajal saja. Tiap jalan, nyambungin rasa. Masya Allah, saya pengen suatu saat, saya jalan ke masjid saya sendiri. Setiap saat berdoa seperti itu. Pergi, pulang, dan di dalam, setiap saat, berdoa seperti itu, di TKP, di lokasi, setiap ketemu masjid, nggak perlu dua tahun mah, setahun aja udah diberi jalan tuh,” katanya lagi.

Diketahui, Tabligh Akbar ini digelar oleh NMI Ikatan Notaris Indonesia (INI). Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa, PPPA Daarul Qur’an Makassar, dan Yayasan Daarul Qur’an Wisatahati Wilayah Sulawesi Selatan. (Sule)

Exit mobile version