Kisah Perjuangan dr Kia Melawan Covid-19 Dikala Hamil

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pandemi covid-19 yang terjadi sejak Maret di Sulawesi Selatan, membawa banyak perubahan ditataran kehidupan lingkungan masyarakat. Ketika ekonomi hampir lumpuh, sekolah libur, para tenaga kesehatan berjuang di garda terdepan dengan resiko terpapar bahkan ada yang harus meninggal menjadi kisah tersendiri dari virus corona ini.

Inline Ad

Tenaga Kesehatan, dokter, perawat adalah mereka yang terus berada di garis terdepan berjuang bersama para pasien dengan diagnosis positif agar bisa sembuh kembali ke pelukan keluarga.

Kisah haru para tenaga kesehatan sering ditemui di berbagai cerita baik di media sosial, maupun cetak dan elektronik. Mereka rela meninggalkan suami, anak menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan tanpa berpikir diri sendiri.

Seperti kisah dokter umum yang menjalani aktifitasnya di RS Awal Bros, dr Nur Zakiah. Masih jelas diingatannya, ketika hasil pemeriksaannya keluar dan dinyatakan positif Covid-19 pada April lalu, ketika sedang hamil 6 bulan.

“Saya terkena April, dan saat itu sedang hamil 6 bulan. Ini menjadi beban tersendiri karena harus meninggalkan suami dan anak di rumah untuk isolasi di Rumah Sakit Unhas agar janin bisa tetap terpantau kondisinya,” kata Kia pada inipasti.com, melalui pesan singkat Rabu (4/11).

Baca Juga:  Soal Genangan, Danny : Bukan Urusan Pemkot

Kia mengaku jika ditanya dapat darimana, dari siapa. Ia sendiri tidak tau, “Ketika awal pandemi terjadi banyak pasien yang tidak jujur mengenai kondisinya. Bahkan itu terjadi sampai sekarang, ini membuat kami para petugas medis harus lebih extra protective terhadap diri kami sendiri, karena kami punya keluarga di rumah untuk dilindungi dan dijaga,” imbuhnya.

Lebih jauh, Ia menceritakan kondisinya ketika terdiagnosa Covid-19 dengan gejala. “Jadi, saya itu positif Covid-19 dengan gejala yaitu demam, batuk dan rasa berat saat bernapas,” kata dokter 34 tahun ini.

Ia merasa bersyukur selama menjalani isolasi gejala yang dirasakannya mereda dan menghilang selama isolasi, “Butuh kesabaran tak terbatas, butuh support yang banyak, dan butuh doa yang banyak untuk melewati isolasi selama 28 hari,” sebutnya

Kia merasakan perjuangannya kala itu cukup berat ditengah kehamilannya, sendiri di kamar perawatan RS kemudian tidak boleh keluar kamar, dan petugas yg masuk pakai hazmat. “tidak pernah terbayang akan mengalami kondisi ini,” terangnya.

Baca Juga:  Bachtiar Adnan: Jangan Hilangkan Peran Orangtua dalam Pendidikan

Kia menyatakan Covid-19 ini nyata adanya untuk yang masih tidak percaya, silahkan tidak apa. Tapi tolong lindungi keluarga di rumah dengan menerapkan prinsip 3M yang digaungkan pemerintah. Karena bisa saja mereka terkena covid-19 tapi tidak bergejala, berkeliaran tanpa masker, tanpa jaga jarak dan tidak menjaga kebersihan tangan, pulang di rumah mereka bisa menularkan ke keluarganya.

Jika daya tahan tubuh keluarga mereka lemah, timbullah gejala dari ringan sampai berat, apalagi untuk orang tua yang punya riwayat sakit diabetes atau hipertensi, gejala bisa jauh lebih berat bahkan sampai meninggal.


Oleh karena itu, ia mengungkapkan untuk mereka-mereka yang merasa kebal dengan virus ini, tolong pikirkan orang yang ada di sekitar anda, terutama keluarga di rumah.

Terapkan prinsip 3M jika bepergian. 3M yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Sementara itu, terkait mengubah stigma masyarakat agar tidak menjauh para penyintas Covid-19 atau jika ada lingkungan mereka terdiagnosa positif.

Kia menjelaskan, bahwa mengubah stigma ini susah, apalagi dengan orang yang tidak percaya covid-19 ini ada.

“Sama dengan orang yang kena hiv, virus hiv sudah lama, tapi stigma masyarakat tetap kucilkan pasiennya karena kalau tidak dia kena HIV. Padahal yang harus dipegang adalah jauhi virusnya bukan orangnya,” tegas Kia.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Partai Demokrat Sulsel Pasang Wastafel Portable di Depan Kantor

Apalagi, Kia menyebutkan virus cov19 ini masih baru, stigma masyarakat akan lebih susah diubah.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.