Korban Tragedi Viaduk Akan Dapat Santunan dari Kemenhub

Korban tewas dalam tragedi di Viaduk (sumber: www.merdeka.com)

INIPASTI.COM, JAKARTA–  Kementerian Perhubungan akan memberikan santunan kepada korban meninggal maupun terluka atas insiden kecelakaan di Viaduk, (jembatan kereta api di atas) Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat malam.

Seperti diketahui, sebanyak tiga orang penonton pertunjukan drama kolosal ‘Surabaya Membara’ yang digelar di Jalan Pahlawan, Surabaya, tewas dalam insiden di viaduk. Insiden ini juga menyebabkan sejumlah penonton terluka akibat terjatuh dari viaduk.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Zulfikri menyampaikan rasa keprihatinan dan belasungkawa mendalam atas kejadian kecelakan tersebut.

“Ini adalah musibah yang tidak diinginkan siapapun. Apalagi kejadian nahas tersebut terjadi saat warga masyarakat bersuka cita menyambut peringatan Hari Pahlawan 2018. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini,” ungkap Zulfikri di Jakarta, Sabtu (10/11).

Baca Juga:  Ferdinand Jadi Ancaman Serius bagi PS Tira

Untuk itu, Ia berharap insiden serupa tidak akan terjadi, pihaknya pun tidak ingin berspekulasi dan menyalahkan pihak tertentu atas tragedi tersebut. Namun demikian, Ia menegaskan bahwa Viaduk rel kereta api tersebut memang bukan tempat untuk menonton pertunjukan. Kementerian Perhubungan menyerahkan proses investigasi sepenuhnya kepada Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Lebih lanjut, Zulfikri mengatakan bahwa berdasarkan video detik-detik kecelakaan yang tersebar berantai, diketahui bahwa masinis telah membunyikan semboyan 35 sebagai bentuk peringatan ke masyarakat. Kereta api pun terlihat melintas dengan kecepatan rendah.

“Dalam aturannya, UU Nomor 23 Tahun 2007 tertulis jelas bahwa masyarakat dilarang berada di rel kereta api untuk kepentingan atau aktivitas apa pun. Jalur kereta api tidak bisa dimanfaatkan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api,” terangnya.

Baca Juga:  Ini Alasan Amien Rais Diperiksa Polisi Soal Kasus Ratna Sarumpaet

Pagelaran teater Surabaya Membara sendiri adalah tontonan rutin setiap tahun untuk warga Surabaya untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November. Pertunjukan tersebut menceritakan perjuangan “Arek-Arek Suroboyo” melawan penjajah. Lokasi digelar di sekitar Monumen Tugu Pahlawan di Jalan Pahlawan Surabaya yang notabene merupakan pusat pertempuran 10 November

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.