KPK Mati Suri?

Top Ad

INIPASTI.COM, JAKARTA – Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan kegelisahannya akan kondisi saat ini, yakni sudah disepakatinya revisi UU KPK oleh pemerintah dan DPR. Agus mengatakan pengelolaan KPK akan dikembalikan ke Presiden Jokowi.

Dengan kondisi seperti ini, KPK seakan mati suri, sembari menanti saat hadirnya pejabat baru yang akan menangani perkara korupsi di Indonesia. Kalau seperti computer, KPK sedang Shut Down.

Dengan demikian tidak ada lagi penangkapan, penggeledahan, dll dan kini tanggungjawab sepenuhnya di tangan Presiden.

“Dengan berat hati pada hari ini kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden Republik Indonesia,” kata Agus di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/9/2019).

Agus menyampaikan itu ditemani dua wakilnya, yakni Saut Situmorang dan Laode M Syarif. Agus mengaku menunggu perintah Jokowi untuk ke depannya.

Baca Juga:  Pemungutan Zakat bagi ASN Berpolemik, Ini Penjelasan Menag RI

“Kami menunggu perintah apakah kemudian kami masih akan dipercaya sampai bulan Desember dan kemudian akan tetap operasional seperti biasa. Kami menunggu perintah,” kata Agus.

Sementara itu, Johan Budi Sapto Prabowo mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden bidang komunikasi. Sikap itu dikabarkan mantan juru bicara (jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut melalui salah satu grup WhatsApp.

Dalam keterangannya, pria yang pernah ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pimpinan KPK, mengaku sudah ditetapkan sebagai anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024.

“Teman-teman yang saya kasihi, dengan ditetapkanya saya sebagai anggota DPR periode 2019-2024, maka berakhir pula tugas saya sebagai Staf Khusus Presiden,” tulis Johan, Jumat (13/9).

Berikut Penjelasan Lengkap Johan Budi:

Teman teman yang saya kasihi.

Dengan ditetapkanya saya sebagai anggota DPR periode 2019-2024 maka berakhir pula tugas saya sebagai Staf Khusus Presiden. Izin pamit kepada teman teman yang sangat luar biasa.

Baca Juga:  Bawaslu Imbau Masyarakat Melapor Jika Temukan Kecurangan

Mohon maaf jika selama saya bertugas sebagai staf khusus presiden ada salah kata dan tindakan. Sekaligus ucapan terima kasih atas kerjasamanya selama ini.

Semoga teman teman selalu dalam lindungan Allah SWT. Tuhan YME.
Mari kita dukung dan support penuh kepemimpinan bapak Presiden Jokowi dalam melaksanakan tugas ke depan. Terima Kasih

Johan budi SP

Sebuah spanduk yang bertuliskan “KPK Shut Down” dibentangkan di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Kalimat “KPK Shut Down” pada spanduk tersebut tampak dituliskan dengan menggunakan cat semprot berwarna hitam.

Berdasar pantauan di lokasi, spanduk tersebut dibentangkan oleh Namun, saat coba dikonfirmasi, pegawai KPK tersebut belum dapat memberikan jawaban terkait tujuan dibentangkan dan maksud dari kalimat pada spanduk itu (bs/syakhruddin).

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.