Lantik Dua Pejabat Baru, NA Minta Layanan Dimaksimalkan

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, saat memberikan sambutan usai melantik dua pejabat baru eselon II lingkup Pemprov Sulsel, (Istimewa/Humas Pemprov Sulsel)

 

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melantik dua pejabat baru eselon II lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (25/4) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur.

Kakak kandung Andi Sudirman Sulaiman yang juga Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sumardi resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel. Sedangkan Asri Sahrun Said dilantik sebagai Kepala BKD Sulsel.

Kedua pejabat eselon II ini merupakan hasil seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) lingkup Pemprov Sulsel. Sebelumnya Andi Sumardi menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan di Kabupaten Bone.
Sedang Asri Sahrun Said sebelumnya diketahui menjabat Kepala BKPSDM Bantaeng.

Baca Juga:  Syahrul Sebut Deflasi Sulsel karena Direct Ekspor

NA mengatakan proses pelantikan ini telah sesuai dengan kebutuhan yang ada, “ini sudah lama dinantikan dan pelantikan ini sesuai kebutuhan,”ujarnya

Ia pun berharap dua pejabatnya yang baru dilantik ini bisa bekerja menghadirkan layanan maksimal, khususnya dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, khusus Kepala Bapenda orang nomor satu di Sulsel ini berharap bisa lebih inovatif terutama dalam menggali potensi pendapatan daerah. Perkembangan teknologi, kata dia, harus diikuti dengan inovasi layanan untuk memudahkan masyarakat wajib pajak.

“Kita berharap wajah baru, semangat baru. Tentu inovasi akan berkembang. Bapenda, harus menggali potensi pendapatan kita. Kita berharap bagaimana memudahkan pelayanan, termasuk mall pelayanan. Semakin inovatif lagi. Manfaatkan IT untuk mempermudah seluruh wajib pajak,” katanya.

Baca Juga:  Dollah Mando Minta NA Bangun Panti Rehabilitasi Narkoba di Sidrap

Sedangkan, untuk Kepala BKD, Nurdin meminta untuk fokus dalam memberikan kemudahan layanan kepada ASN. “Termasuk soal kenaikan pangkat, tidak perlu mereka urus. Orang pensiun juga tinggal tunggu gaji,” pungkasnya

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.