Luhut Binsar Pandjaitan Diperiksa Bawaslu

Sumber foto: Tempo
Top Ad

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (18/4). Pemeriksaan terhadap Luhut dilakukan atas dugaan pelangaran pemilu yang dilakukannya.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan tim pemeriksa Bawaslu mengajukan 23 hingga 24 pertanyaan kepada Luhut. “Ada sekitar 23-24 pertanyaan yang diajukan kepada beliau. Pemeriksaan dilakukan (selama) satu jam,” ujarnya di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat.

Pertanyaan yang dilayangkan kepada Luhut seputar kunjungannya ke Pondok Pesantren Nur Cholil, Bangkalan, Madura. Pertanyaan dikerucutkan soal tujuan kunjungannya ke sana. “Lalu apakah ada juga tim kampanye (Joko Widodo-Ma’ruf Amin) yang di sana atau tidak. Karena kita tahu, Pak Luhut bukan tim kampanye,” ungkap Rahmat.

Baca Juga:  Ikut Rakornas Jakstranas Sampah, Wabup Target Kembali Raih Adipura

Luhut diketahui dilaporkan ke Bawaslu oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Dia dituding melakukan pelanggaran pemilu karena berkampanye tanpa mengajukan cuti. Padahal, menurut ACTA, peraturan telah tegas menyebutkan bahwa aparatur sipil negara yang ingin berkampanye harus terlebih dulu cuti.

Di sisi lain, Luhut tidak terdaftar dalam struktur Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf. Dengan demikian, ACTA menilai, dia tak memiliki hak untuk berkampanye.

Baca Juga:  Danny : Shalat dan Zakat Ibarat Suami Istri

ACTA juga mempermasalahkan pemberian amplop kepada Kiai Zubair Muntashor oleh Luhut. Menurut ACTA, amplop yang identik dengan uang itu diberikan agar Kiai Zubair mengajak para santri memilih Jokowi. (MDS01)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.