Site icon Inipasti

Mahasiswa UINAM Korban Perampokan di Warkop Arizona

Firmansyah (pakai kacamata) menjadi korban perampokan, Minggu malam (18/12). (Foto : Istimewa)

INIPASTI.COM, GOWA– Nasib nahas menimpa salah seorang mahasiswa UIN Alauddin Makassar bernama Firmansyah. Niat mengerjakan skripsi, malah harus kehilangan laptop dan handphonenya.

Minggu malam (18/12), mahasiswa semester IX Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (PMI/Kessos)  menjadi korban perampokan saat sedang bekerja menyelesaikan skripsi sambil menikmati kopi di Warkop Arizona, Jalan Mangka Dg Bunga di Kawasan Samata Kabupaten Gowa.

Pria yang akrab disapa Firman itu, datang bersama sahabatnya, Agung Lazuardi. Dipilihnya Warkop Arizona dikarenakan jaringan internetnya lancar. Apalagi, rumah kontrakannya  cukup dekat dari warkop tersebut.

Baca juga : Mahasiswa UINAM Dibegal, Uang Rp 1,4 Juta Raib

Firman tak pernah menyangka kalau malam itu merupakan saat terakhir menggunakan laptopnya untuk penyempurnaan skripsinya. Mengingat minggu ini akan maju dalam ujian tutup di Kampus II Samata Gowa.

Firman menceritakan, kejadian bermula saat jarum jam menunjukkan angka 23:45 Wita. Tiba-tiba sekelompok anak muda membawa busur dan parang terhunus. Mereka langsung masuk warkop dan mengambil laptop dan HP milik Firman  yang ada di atas meja bagian depan Warkop Arizona Samata.

Setelah Laptop dan HP berpindah tangan, perampok yang beranggotakan enam orang lalu meninggalkan warkop dengan menggunakan sepeda motor menuju arah Sungguminasa.

Ada delapan orang yang berada dalam Warkop Arizona, tetapi hanya Firman dan Agung Lazuardi yang duduk di bagian depan dekat pintu masuk. Sehingga Laptop dan handphonenya menjadi sasaran empuk.

Mereka sempat melakukan perlawanan dengan melemparkan kursi. Akan tetapi para perampok membalas dengan busur. Firman mengelak dari serangan busur dan berusaha untuk mengejar. Namun sayang, perampok langsung tancap gas meninggalkan korban yang sedang kebingungan.

“Kami tidak dapat berbuat apa-apa karena waktunya begitu singkat,” kata pengelola Warkop Arizona.

Akibat perisitiwa tersebut  Firman menderita kerugian materil dan harus kembali menyusun hasil penelitiannya yang terkait dengan organisasi AIM (Aksi Indonesia Muda) tentang Pemberdayaan Masyarakat Kusta di Jalan Dangko Makassar.

Setelah peristiwa,  pemilik warkop bersama Firman melapor kepada pihak berwenang setempat.(*)

Baca juga : Modus Jual Parfum di Kos-kosan, Pencuri Laptop Dihadiahi Bogem Mentah

//

Exit mobile version