Makan Malam Bersama Gubernur Ehime, NA Transfer Teknologi dan Knowledge Melalui kerjasama

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Setelah melakukan perjanjian kerjasama dengan Gubernur Prefektur Ehime, Jepang Tokihiro Nakamura, malam harinya Gubernur Sulsel menggelar welcome dinner menyambut kedatangan rombongan tersebut di The Rinra Hotel, Selasa malam.

Mereka disajikan makanan khas Makassar terutama olahan sea food.Hadir juga Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah bupati dan wali kota di Sulsel serta alumni Universitas Ehime serta warga Jepang yang bermukim di Makassar.

“Hadir juga alumni Universitas Ehime, jadi hari ini kita sekaligus reuni dengan Bapak Gubernur (Ehime) dan saya kira kehadiran beliau memberikan berkah yang sangat luar biasa di Sulsel,” kata Nurdin Abdullah.

Lanjut NA, untuk bekerjasama dengan Jepang segala sesuatunya harus jelas dan detail, termasuk jika ditungkan dalam perjanjian kerjasama.

“Karena jujur saja dengan Jepang untuk melakukan MoU itu sangat berat, tidak mudah kita menandatangani sesuatu dengan Jepang, karena Jepang itu sangat detail, saya kira hari kita menandatangani sebuah memorandum tetapi bukan MoU tetapi ini adalah rencana-rencana yang akan kita kerjasamakan,” sebutnya.

Baca Juga:  Hadiri Malam Ramah Tamah Dubes AS, Danny Ungkap Kedekatan Makasssar dan Amerika Serikat

NA ingin momentum ini dimanfaatkan, karena memang Provinsi Ehime dan Sulsel ada kesamaan. Pertama Ehime adalah daerah yang sangat terkenal untuk sektor pertaniannya, jeruk nomor satu di Jepang ada di Ehime, salah satunya jeruk yang diberi nama Benny Maddona. Bahkan jeruk ini disajikan saat Presiden berkunjung ke Makassar, disajikan di kediaman Wakil Presiden (JK) dan Presiden mengatakan, apakah bisa dikembangkan ngak di Indonesia.

Kesamaan kedua, yakni, Jepang dan Indonesia sebagai negara kepulauan dan Sulsel memiliki ratusan pulau hampir sama dengan Ehime, tetapi Ehime bisa menjadi pusat pengembangan budidaya ikan terbesar di Jepang dan terbaik.

“Nah ilmu ini yang harus kita ambil. Ini bisa kita transfer teknologi dan knowledge kalau kita melalui (ada) kerjasama. Alhamdulillah, hari ini (kemarin) kita sudah tandatangani tinggal kita bagaimana menjalankan komitmen ini,” harapnya.

Sedangkan, Gubernur Nakamura menyampaikan kunjungan ini adalah pertama kali. Sebenarnya dari dulu dia sudah punya keinginan kuat untuk melakukan kunjungan, akhirnya saat ini terwujud bersama-sama pimpinan-pimpinan atau wakil pengusaha ke Sulsel.

Baca Juga:  Sulsel Raih Penghargaan APE 2018

 

“Difasilitasi oleh kalangan swasta yang ada di Ehime, selama ini hubungan antara kita sudah terjalin dengan baik, melalui Kabupaten Bantaeng. Dan karena Bapak Nurdin sudah menjabat sebagai Gubernur Sulsel kami sangat berharap akan menjalin hubungan lebih besar lagi,” paparnya.

Sebenarnya pada bulan November lalu, masa baktinya sebagai gubernur sudah berakhir.

“Tapi karena Bapak Nurdin diangkat sebagai Gubernur Sulsel saya juga tidak mau kalah dan saya juga akan berusaha. Dan selama empat tahun ke depan saya akan menjabat sebagai Gubernur di Ehime,” sebutnya yang disambut tepuk tangan.

Sebagaimana sudah diketahui, dijelaskannya bahwa Prefektur Ehime dengan Provinsi Sulsel telah melakukan penandatanganan pada sebuah perjanjian untuk menjalin kerjasama yang baru.

Sementara itu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi menyampain diketahui Jepang dan Indonesia sudah menjalin hubungan persahabatan yang cukup lama selama ini.

“Menurut catatan yang ada, pada awal zaman Edo, atau pada awal tahun 1.600 sudah ada empat orang pebisnis yang sudah melakukan kegiatan di Makassar,” jelasnya.

Baca Juga:  Wakili Warga di Grand Opening Car Free Day, Ini Pesan Agus AN untuk Danny

Kurang lebih 100 tahun lalu atau tahun 1918 total orang Jepang di Makassar telah membentuk organisasi orang Jepang.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.